PEMERINTAHAN

Bupati Apresiasi Kinerja Diskominfo dan Humaspro KLU

85

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA — Zaman berkembang dengan pesat, terutama dalam dunia tehnologi. Kini dengan kemampuan IT semua jadi terasa lebih mudah.

Terlebih di era keterbukaan saat ini, informasi menjadi sangat penting. Kegiatan maupun program, jadi lebih simpel tersajikan untuk disebar luaskan kepada khalayak banyak.

Sosial media menjadi senjata paling efektif dalam menyampaikan berbagai informasi. Namun tak jarang pula, informasi yang beredar di sosial media adalah hoax.

Untuk itu, dalam bersosial media semua pihak diharapkan lebih bijak dan menyaring setiap info sebelum sharing.

Sementara dalam lingkup pemerintahan sendiri, terutama melalui website maupun sosial media resmi milik pemerintah dituntut untuk lebib maksimal dalam melawan hoax sembari berkolaborasi dengan media online lainnya.

Hal itu, kini terus digencarkan guna mengantisipasi sekaligus meminimalisir informasi yang tak jelas juntrungannya alias ‘hoax’. Kolaborasi semakin menjadi mantap dengan keberadaan aktif pihak Dinas Kominfo dan Humas Protokol disetiap daerah.

Berbagai program maupun kegiatan pemerintah lebih maksimal disampaikan kepada publik. Alhasil, nilai positif dari penyebaran informasipun dapat dirasakan/diketahui oleh masyarakat.

Khusus di Kabupaten Lombom Utara, peran Dinas Kominfo dan Humaspro Setda KLU mendapat respon positif dari berbagai kalangan. Kali ini apresiasi datang langsung dari Bupati Lombok Utata, yaitu H Najmul Akhyar.

Ia menilai peran atau kinerja Diskominfo dan Humaspro KLU sudah sangat baik. Terutama kata dia dalam menyampaikan berbagai program maupun kegiatan pemerintah kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ditempa Musibah Beruntun, Daya Tahan Zul-Rohmi Dinilai Sangat Baik

Dengan berkolaborasi bersama media, Bupati menilai peran itu semakin aktif dan menuai hasil yang positif. Untuk itu, Bupati Najmul secara khusus menyampaikan terimakasih atas kinerja nyata pihak Diskominfo, Humaspro KLU bersama media massa.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada kehumasan dan kominfo yang selalu menyampaikan kegiatan-kegiatan pemerintah daerah kepada masyarakat, juga kepada para pewarta,” ucap H Najmul Akhyar, Sabtu (15/2) kemarin, saat usai mengisi data Sensus Penduduk (SP) Online 2020 di Pendopo Bupati setempat.

Berkaitan dengan SP Online 2020 ini, orang nomor satu di Lombok Utara itu mengajak masyarakat agar berpartispasi sekaligus menyukseskan SP Online. Kemudian diharapkan pula seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan-kemudahan yang tersedia.

“Saya berharap masyarakat tidak ada yang tidak sampai mengisi data ini lantaran data masyarakat ini nanti kita gunakan untuk mengambil kebijakan,” harap Bupati yang juga Sekjen APKASI ini.

Oleh karena itu, lanjutnya, untuk mendukung program pemerintah dalam kebijakan dan persoalan yang ada di masyarakat sehingga setiap individu wajib mengisi data-data identitas diri secara online.

Jika kemudian ada masyarakat Lombok Utara yang tidak mengisi data, pengaruhnya data yang dimiliki tidak valid sehingga dampak lanjutannya bisa jadi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah akan bias.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPS telah melaksanakan program ini dengan dukungan penuh Dukcapil,” tutup H Najmul Akhyar.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kominfo KLU H. Muhammad mengungkapkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh OPD KLU dan jajarannya agar turut berpartisipasi secara aktif dalam sensus penduduk online tahun ini. Begitu juga masyarakat agar mendukung penuh.

Baca Juga:  Satgas Aset Pemprov NTB Mulai Lakukan Pendataan di Gili Trawangan

“Disinilah kita bisa melihat manfaat dari digitalisasi. Mari kita manfaatkan dengan baik karena itu berhubungan dengan jati diri kita. Data kependudukan merupakan kebutuhan dasar untuk melaksanakan pembangunan di KLU.

Disampaikan juga oleh mantan Kadis Budpar ini, bahwa kolaborasi antara BPS, Dukcapil dab Kominfo menunjukan semakin majunya pembangunan di era digitalisasi ini,” tutupnya.

Dalam pada itu, Kepala BPS KLU Muhadi menyampaikan terima kasih yang tulus kepada semua kru Bagian Humas dan Protokol, Diskominfo dan media liputan KLU. Hari ini (kemarin-red) adalah hari pertama dilaksanakannya sensus penduduk online tahun 2020.

“SP Online ini dilaksanakan selama satu setengah bulan mulai 15 Februari sampai 31 Marat 2020,” tuturnya.

Lebih lanjut dirincikan Muhadi bahwa sensus penduduk tahun 2020 memiliki dua tujuan, yaitu menyedikan data jumlah komposisi, kontribusi serta karakteristik penduduk Indonesia dalam mewujudkan satu data kependudukan Indonesia. Lalu menyediakan parameter demokrasi dan proyeksi penduduk.

Diuraikan Kepala BPS KLU itu, bahwa penduduk adalah obyek dan subyek dari pembangunan itu sendiri. Oleh karena itu, pemerintah sangat penting mengetahui jumlah penduduknya untuk kebutuhan pembuatan perencanaan, monitoring dan evaluasi program yang dilaksanakan.

“Setiap penduduk KLU mesti memastikan dirinya tercatat dalam SP 2020. SP Online ini berbeda dengan sensus penduduk sebelumnya karena menggunakan metode kombinasi dilakukan melalui 2 tahapan,” jelas Muhadi.

Baca Juga:  Program Zul-Rohmi Dinilai Luar Biasa

Selain itu, besaran persentasi target yang harus dicapai dalam SP Online 2020 khusus dalam lingkup BPS KLU paling sedikit 25 persen di atas target BPS Provinsi NTB.

Menjamin kelancaran proses pendaatan pada wilayah-wilayah yang jaringan internetnya kurang, maka strategi yang diambil BPS KLU dengan melakukan pendatan sensus penduduk dengan 2 metode yaitu metode online dan metode wawancara.

Muhadi juga menjelaskan kerahasiaan data dalam SP 2020 dilindungi negara serta tidak akan dibocorkan. “Pengisian data jika ada human eror akan ada informasi secara online dan jika ada kekeliruan maka data tersebut tidak bisa terkirim,” tutup Muhadi.

Sementara itu, Sekdis Dukcapil Tresnahadi mengatakan, tujuan dilkasanakan sensus penduduk online 2020 ini selain disampaikan oleh Kepala BPS juga untuk memvalidasi data-data kependudukan di KLU.

Pasalnya, data dasar yang digunakan dalam sensus penduduk tahun ini adalah data base kependudukan yang disiapkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Oleh karenanya, jajaran Disdukcapil KLU juga mengimbau seluruh masyarakat Lombok Utara untuk mengikuti sensus penduduk online mulai pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

“Jika kita tidak ikut berpartisipasi aktif misalnya, terus jika ada data kita yang kurang valid maka itu akan tetap tidak valid. Data yang kurang valid akan valid bilamana mengikuti sensus penduduk,” terangnya dihadapan awak media. (red) 

Artikel sebelumyaMasyarakat KLU Diajak Berpartisipasi dan Sukseskan SP Online 2020
Artikel berikutnyaRumah Zakat Ajak Donatur Bangun Masjid