PEMERINTAHAN

Data Update, BNPB : 832 Jiwa Meninggal Dunia

93

NUSRAMEDIA.COM, JAKARTA —Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah nampaknya terus bertambah.

Sebelumnya, tercatat ada 384 orang, kini berubah menjadi 832 orang. Jumlah tersebut berdasarkan data update yang dirilis BNPB pertanggal 30 September 2018 diterima media ini.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwonugroho menerangkan, untuk sementara korban tewas terbanyak berada di Palu yakni 821 orang. Sedangkan di Donggala 11 orang.

Baca Juga:  Kepala Perwakilan BPK NTB Berganti

Jumlah korban ini kata dia, diterima dari petugas di lapangan meski jaringan komunikasi belum sepenuhnya pulih.

“Paling banyak di Palu (korban meninggal dunia), di Donggala ditemukan ada 11 orang meninggal akibat bangunan roboh dan tsunami. Laporan ini kami terima dari PMI dengan akses putus-putus,” ujarnya, Ahad 30 September 2018.

Korban tewas yang ditemukan dimakamkan secara massal karena pertimbangan kesehatan. Mereka yang dimakamkan setelah bisa di identifikasi.

Sementara untuk korban luka ratusan orang dan pengungsi mencapai belasan ribu orang. Dalam keterangan terakhir, BNPB menyebut korban luka 540 orang dan pengungsi 17 ribu orang.

Baca Juga:  Kabupaten Sumbawa Akan Terapkan "Simon Pajak Online"

Jumlah korban tewas ini menurut Sutopo ada kemungkinan akan terus bertambah karena banyak jenazah yang belum teridentifikasi.

“Kondisi di sana masih banyak jenazah yang belum terindetifikasi. Korban yang kena reruntuhan juga masih banyak, kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah,” demikian Sutopo Purwonugroho. (NM1)

Artikel sebelumyaPeduli Korban Gempa, Johan Rosihan “Ngebet” ke Palu dan Donggala!
Artikel berikutnyaTiba di Palu, Ini Harapan Jokowi…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here