PEMERINTAHAN

Diskominfotik NTB Terus Perkuat Singkronisasi Data

249
Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr Najamuddin Amy, S.Sos, M.M

NUSRAMEDIA.COM — Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB terus memperkuat sinkronisasi data area blank spot dan lemah sinyal di NTB.

Sinkronisasi data tersebut dilakukan bersama Dinas Kominfotik Kabupaten/Kota se-NTB dan sinergi dengan BAKTI Kementerian Kominfo RI serta penyedia jasa internet diwilayah NTB.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr Najamuddin Amy mengatakan, sinkronisasi data sangat penting untuk mendukung tersedianya pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan jaringan internet diwilayah NTB.

Terutama, kata mantan Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokol Setda NTB itu, yang masih terdapat area blank spot dan lemah sinyal. “Mudah-mudahan sinkronisasi data blank spot dan lemah sinyal ini bisa menjadi atensi Kementerian Kominfo,” katanya di Mataram.

Baca Juga:  Tegaskan Belum Ada Pemotongan TPP ASN Pemprov NTB : "Instruksi Dicabut"

“Yakni melalui Bakti, Balmon dan provider seperti Telkomsel, XL dan lainnya. Sehingga masyarakat ke depan bisa mendapatkan layanan internet dengan baik,” imbuh pria kelahiran asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tersebut.

Berdasarkan data blank spot hasil sinkronisasi bersama Kabupaten/Kota menyebutkan bahwa, masih terdapat 34 lokasi blank spot di NTB. Diantaranya, Lombok Utara sebanyak 9 lokasi, Sumbawa Barat 2 Lokasi, kabupaten Sumbawa 5 lokasi, Dompu 10 lokasi, dan Kabupaten Bima masih terdapat 8 lakosi.

Sedangkan data lemah sinyal masih berjumlah 69 lokasi di NTB. Diantaranya, Lombok Barat sebanyak 5 lokasi, Lombok Tengah 16 lokasi, Lombok Timur 17 lokasi, Sumbawa Barat 8 Lokasi, kabupaten Sumbawa 8 lokasi, Dompu 2 lokasi, dan Kabupaten Bima masih terdapat 7 lakosi.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkab Lotara Sepakati KUA-PPAS RAPBD 2023

Selain itu, Doktor Najam sapaan akrabnya berharap kepada penyedia jasa internet dapat mengoptimalkan layanan jaringan internet dengan kabel fiber optik nya sembari menunggu pembangunan menara BTS dari BAKTI Kementerian Kominfo RI.

Langkah ini juga untuk mempercepat kebutuhan Masyarakat akan jaringan internet di pelosok-pelosok desa di NTB. Sebelumnya, Kadiskominfotik NTB didampingi Kabid Sandi dan Keamanan Informasi juga memimpin rapat virtual tentang sinkronisasi data blank spot dan lemah sinyal bersama Dinas Kominfotik Kabupaten/Kota se-Pulau Sumbawa.

Baca Juga:  28 Kendaraan Operasional Diserahkan : "Jangan Mengabaikan Peruntukan Sesungguhnya"

Bahkan rapat lanjutan secara virtual juga dilakukan Diskominfotik NTB bersama Dirjen SDPPI dan BAKTI Kementerian Kominfo dan provider wilayah NTB juga untuk memperkuat sinkronisasi data blank spot dan lemah sinyal secara umum. (red) 

Artikel sebelumyaYongki Prihatin Pelajar NTB Masih Tersangkut Persoalan Hukum
Artikel berikutnyaSediakan Dulu Alternatif Solusinya!