PEMERINTAHAN

Event Mekaki Marathon Segera Digelar

69

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM —
Setelah sukses dengan event pertama di tahun 2017, Mekaki Marathon kedua akan kembali digelar pada tanggal 28 Oktober 2018 mendatang di Teluk Mekaki Kecamatan Sekotong Lombok Barat. Demikian dilaporkan oleh panitia Blibli Mekaki Marathon 2018 kepada Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc di ruang kerjanya, Kamis (27/9/2018).

Hal pertama yang ditelisik oleh Doktor Zul terkait pelaksanaan Mekaki Marathon kali ini adalah terkait keunikan apa yang ditawarkan dari pelaksanaan event mekaki marathon.

Baca Juga:  Kabupaten Sumbawa Akan Terapkan "Simon Pajak Online"

Disamping itu, doktor zul juga berharap agar event ini dapat dikemas dengan strategi ekspose yang baik, sehingga menjadi daya tarik yang cukup besar bagi masyarakat baik lokal, nasional maupun masyarakat internasional untuk mengikuti dan menjadi bagian dari event ini.

Lebih jauh doktor zul berharap Event ini menjadi momen strategis untuk mengkampanyekan lombok pulih kembali setelah bencana gempa bumi yang melanda pulau lombok. “Pemerintah derah akan memberikan dukungan agar event ini bisa berjalan lancar dan sukses. Target ekonomi dan sosial harus diperhatikan dalam pelaksanaannya, sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” tutup doktor zul sembari berpesan agar pelaksanaan event ini berkesinambungan.

Baca Juga:  Kepala Perwakilan BPK NTB Berganti

Menjawab pertanyaan doktor zul terkait keunikan event ini, Ahmad Firdaus sebagai pimpinan panitia  menjelaskan bahwa keunikan utama yang ditawarkan dari mekaki marathon adalah rutenya.

“Rute yang ditawarkan dari event ini sepanjang mekaki bay, bukit pandang dan pelangan akan menawarkan pemandangan yang sangat indah dan luar biasa, amazing,” ungkap firdaus.

Untuk itulah event mekaki marathon  memiliki daya tarik sendiri dan telah menarik perhatian banyak peserta pecinta lari di baik didalam negeri maupun di luar negeri tambah Firdaus. (NM1)

Baca Juga:  Wagub Paparkan Inovasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi di NTB
Artikel sebelumyaCatat! Gubernur NTB : Kepala Daerah Bukan Penguasa dan Raja
Artikel berikutnyaTambora NTB Sebagai Cagar Biosfer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here