PEMERINTAHAN

Gubernur Jadikan NTB Ramah Investor

95

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Gubernur NTB, Dr. Zukieflimansyah memiliki visi untuk menjadikan NTB sebagai daerah ramah terhadap para investor.

Demikian ungkap Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu saat menerima Konsul-Jenderal Australia, Dr Helena Studdert, di Ruang Kerja Gubernur NTB, Selasa 15 Januari 2019 di Mataram.

Gubernur lulusan Inggris itu memaparkan bahwa NTB sangat welcome dengan siapa saja yang ingin membangun kerjasama dengan pemerintah daerah.

“Kita akan ambil setiap peluang yang ada,” ungkap Gubernur dalam bahasa Inggris, didampingi Kepala DPMPTSP, Kepala Biro Administrasi Kerjasama dan Kepala dan Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.

Baca Juga:  Kepala Perwakilan BPK NTB Berganti

Doktor Zul menjelaskan NTB memiliki banyak potensi. Salah satunya yang saat ini sedang dikembangkan adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mandalika.

Selain membahas investasi, kepada Konjen Australia itu, Gubernur menjelaskan program beasiswa ke luar negeri bagi para pemuda NTB.

“Mereka akan belajar banyak kebudayaan di sana,” ungkap Gubernur.

Pada pertemuan yang berlangsung kurang dari satu jam itu, Konjen Autralia beserta rombongannya itu menyampaikan rencana kegiatan Island Tourism Forum, dalam waktu dekat, di Mataram.

Baca Juga:  Kabupaten Sumbawa Akan Terapkan "Simon Pajak Online"

Ia menjelaskan kegiatan itu digagas untuk meningkatkan hubungan bidang pariwisata antara Australia dengan NTB.

Bahkan, pada forum tersebut akan dibahas bagaimana meningkatkan kunjungan wisatawan bagi kedua daerah itu.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang ia terima, wisatawan Australia yang berkunjung ke NTB termasuk tinggi.

“Kita akan mancari peluang kerjasama antara Australia dan Lombok,” jelasnya saat dimintai keterangan usai bertemu Gubernur.

Selain itu, ia sempat menyinggung salah satu Negera Bagian Australia yang memiliki kesamaan dengan Lombok, yaitu Tanzmania.

Baca Juga:  Fraksi PKB Minta Pemprov NTB Siapkan Isolasi Terpusat

Meski memiliki luas wilayah sekutar 22.357 km2, dengan pupulasi sekitar 500 ribu jiwa. Namun, daerah tersebut merupakan salah satu destinasi wisata di Australia.

“Tanzmania terbilang aktif di program pariwisata,” jelasnya.

Ketika ditanya kemungkinan kerjasama untuk membangun sister city antara Lombok dan Tanzmania, ia menjelaskan perlu pembahasan lebih lanjut. (NM1)

Artikel sebelumyaMantapkan Pelibatan Pelaku Wisata, Dispopar Siap Berikan Pelatihan
Artikel berikutnyaFasilitator Diminta Gerak Cepat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here