ADVERTORIAL

Mantapkan Pelibatan Pelaku Wisata, Dispopar Siap Berikan Pelatihan

554

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Keterlibatan para pelaku wisata dalam pengembangan pariwisata di Sumbawa, dianggap sangatlah penting bagi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa. Untuk itu guna lebih mendorong peran sertanya, Dispopar siap memberikan sejumlah pelatihan di tahun 2019.

Kepala Dispopar Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Junaidi M.Si menyampaikan, pihaknya terus mendorong penataan dan pengembangan destinasi di Sumbawa. Untuk tahun ini, penekanan lebih dilakukan kepada keterlibatan masyarakat dan swasta selaku pelaku wisata.

Baca Juga:  Ditjen AHU Persiapkan Kinerja Progresif dan Akuntabel Jelang Tahun 2024

Diungkapkan, untuk benar-benar menyiapkan para pelaku wisata, Sumbawa juga telah mendapatkan bantuan Pemerintah Pusat berupa Dana Alokasi Khsusus (DAK) non fisik.

Dengan anggaran yang diberikan sekitar Rp 700 juta akan digunakan untuk pelatihan sebanyak delapan angkatan. Nantinya pelaku wisata akan mendapat lisensi usai pelatihan tersebut.

Sejauh ini, pihaknya sudah menyelesaiakan regulasi pariwisata untuk 10 tahun kedepan. Itu tercantum dalam dua Perda yakni tentang rencana induk pengembangan pariwisata dan tentang usaha prioritas.

Baca Juga:  Sekretaris Diskominfotik NTB : "Penting Tingkatkan Kapasitas Pranata Humas"

“Dari segi perencanaan dan regulasi kita sudah siap. Tinggal sekarang kita bagaimana  penguatan di tingkat pelaku wisatanya. Dalam hal ini Pokdarwis, desa wisata maupun pelaku lainnya. Yang jelas keterlibatan pelaku dan masyarakat sekarang ini. Agar yang sudah kita kemas dan kembangkan itu bisa terimplementasi,” ujarnya.

Kemudian dari segi pemasaran,  lanjutnya, ada dua event nasional yang akan dilaksanakan. Pertama dalam Sail Indonesia 2019, Sumbawa sudah ditetapkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata.

Baca Juga:  Disetujui Jadi Perda, APBD NTB 2024 Ditargetkan Rp6,1 Triliun Lebih

Jadwal pelaksanaannya pada bulan September mendatang. Kini pihaknya tengah berkoordinasi dengan para pelaku pengelola wisata bahari tingkat pusat untuk penetapan lokasi acara puncak di sekitaran Teluk Saleh.

Kemudian Festival Pesona Moyo juga sudah ditetapkan sebagai salah satu event nasional. Harapannya, upaya yang dilakukan bisa menarik minat para wisatawan.

“Karena kita bukan saja kuantitas yang kita kejar di tahun 2019, tetapi kualitasnya. Agar benar-benar itu bisa menjadi momen untuk mendatangkan wisatawan kita,” pungkasnya. (*)

Artikel sebelumyaDigugat Cabut Material Kelistrikan, PLN : Ribuan Pelanggan Terancam Kena Imbas
Artikel berikutnyaGubernur Jadikan NTB Ramah Investor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here