PEMERINTAHAN

NTB Care Media Layanan Aspirasi Masyarakat

51
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr Najamuddin Amy, S.Sos., M.M

NUSRAMEDIA.COM — NTB Care adalah inovasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat sebagai media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara pemimpin dengan masyarakat. Berbagai pengaduan dan informasi terkait layanan pemerintahan, pembangunan sosial kemasyarakatan dan sebagainya diterima untuk diselesaikan oleh pemerintah.

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sebagai pengampu program unggulan NTB Care, terus berikhtiar dalam memperkuat dan menggencarkan sosialisasi. Ini dilakukan untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat tentang program-program unggulan sesuai RPJMD Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2023.

“Salah satunya adalah pemanfaatan aplikasi NTB Care sebagai media untuk menampung dan menangani pengaduan masyarakat terkait berbagai masalah layanan publik,” kata Kepala Diskominfotik NTB, Najamuddin Amy, Senin (22/11) di Mataram. “Sekaligus wujud pemerintah Provinsi NTB hadir untuk mau mendengar keluh kesah dan menampung ide- ide baik dari masyarakat sebagai bahan untuk menyempurnakan kebijakan dan program-programnya,” tambahnya.

Hal ini ditegaskan oleh pria kelahiran asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu tepatnya pada saat membuka Sosialisasi NTB Care dan layanan pengaduan masyarakat lainnya di aula Kantor Dinas Kominfotik NTB. Dihadapan peserta sosialisasi yang terdiri dari para admin ditiap OPD Pemprov NTB ini, dia mengungkapkan, NTB Care merupakan jawaban pasti atas kerisauan masyarakat.

Baca Juga:  Sumbawa Usulkan 833 Formasi P3K

Terutama, masih kata pria yang akrab disapa Doktor Najam tersebut, untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah agar dapat ditindaklanjuti. Ia menambahkan, NTB Care ini menjadi sangat urgen karena pekerjaan ini merupakan pekerjaan kemanusiaan, pencerahan, literasi, edukasi kepada masyarakat.

Bila bergulir informasi yang tidak jelas terkait atau yang bersentuhan dengan OPD masing-masing, maka kewajiban para admin PPID/OPD masing-masing untuk meluruskan informasi. Dengan harapan, agar informasi liar atau yang tak jelas juntrungannya itu dapat dijelaskan sehingga tidak membias. “Itulah sebabnya kami di Diskominfotik NTB ini setiap apel pagi Senin itu ASN dan Non ASN itu dituntut untuk aktif bermedia sosial,” katanya.

“Agar informasi yang kurang baik tentang NTB bisa dijawab dengan cepat dan tepat. Semua it bis akita lakukan karea kita memiliki data dan informasiyang kita miliki,” imbuh mantan Karo Humaspro Setda NTB ini. Tak hanya itu, dia juga menjelaskan ada dua cara agar bisa memberikan informasi yang benar kepada orang lain. Baik itu didunia maya dan di dunia nyata secara cepat dan tepat.

Baca Juga:  DPRD KLU Setujui RAPBD 2022

Dimana admin di masing-masing OPD juga harus berperan aktif di media sosial
untuk menyampaikan hal-hal yang baik kepada khalayak banyak. “Karena sekali lagi menjadi admin NTB Care itu adalah panggilan hati, nurani, jiwa karena ini adalah pekerjaan kemanusiaan,” tegas Doktor Najam.

“Karena itu kepada para aduan yang diterima oleh para admin untuk segera disampaikan kepada Kepala OPD-nya untuk memberikan jawaban agar Tim bergerak cepat untuk ditindaklanjuti. Aduan masyarakat yang masuk kita inginkan agar bergerak cepat untuk dibantu,” tambahnya lagi.

Lebih jauh disampaikannya, aduan masyarakat yang ditindaklanjuti merupakan bentuk rensponsibility kepada masyarakat bahwa NTB Care ini merupakan program unggulan yang harus diutamakan. “Dan ini menjadi cara kita melayani masyarakat itu dengan sebaik-baiknya. Diharapkan aplikasi NTB Care ini betul-betul bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya oleh masing-masing OPD,” tegas Najam.

Baca Juga:  Event Dunia di NTB, Haji Boh : Ini Kesempatan Emas Bagi Kita Semua!

Gubernur dan Wakil Gubernur NTB merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah. Fungsi Diskominfotik ini adalah menyiapkan aplikasi agar berjalan dengan baik, pengembangan dan pemeliharaan aplikasi NTB Care. Namun fungsi eksekusi menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih teknis ada di OPD masing-masing.

“Mari kami ajak semua mulai hari ini untuk meramaikan FB-nya Gubernur, Wakil Gubernur dan media sosial dengan informasi baik sebagai cara kita memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat sebagaimana yang kita lakukan di NTB Care selama ini,” ajaknya. “Silahkan ikuti sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya. Tanpa kedairan para Admin di dunia nyata/dunia maya untuk menjawab keluh kesah masyarakat warga NTB. Kita diberikan tugas mulia oleh Gubernur dan Wakil Gubennur untuk mengawal NTB Care ini sebagai perpanjangan tangan pelayanan kita kepada masyarakat NTB,” tutup Doktor Najam. (red) 

Artikel sebelumyaSekda Sumbawa Terima Hasil SKB dari BKN
Artikel berikutnyaLayanan Mobil Perpustakaan Keliling Dimaksimalkan