PEMERINTAHAN

Optimis, Pembangunan Pasar Seketeng Rampung Tepat Waktu

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa terus melakukan pemantauan terhadap pembangunan mega proyek, Pasar Seketeng.

Sejauh ini, pekerjaan masih sesuai schedule yang direncanakan yakni sudah mencapai enam persen. Melihat kondisi seperti, pihak Bapenda optimis pekerjaan rampung tepat waktu.

Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM kepada wartawan, Jum’at (9/8) mengatakan, pekerjan Pasar Seketeng sudah mencapai enam persen.

Seperti yang sudah dikerjakan yaitu pondasi dasar, foot plat, kolom pegesting untuk Blok C dan sebagian Blok B.

Untuk pekan ini dan pekan depan akan  dimulai pengerjaan pondasi untuk Blok C, sambil menyelesaikan kolom pegesting blok B. Pihak Bapenda optimis pekerjaan selesai tepat waktu.

Baca Juga:  Pemprov NTB Selaraskan Komitmen dengan Kabupaten/Kota

“Jadi kami masih optimis bisa sesuai tepat waktu. Kami optimis karena material yang tersedia di lokasi, bahkan yang akan dipasang seperti material bajah sudah dipesan. Kemudian minggu depan setelah lebaran juga ada penambahan tenaga kerja, tukang kemudian ada penambahan peralatan untuk mempercepat proses pengecoran,” ujarnya yang didampingi Sekretaris Bapenda, Arif Alamsyah.

Haji Bas – akrabnya disapa menjelaskan, semua strategi diupayakan untuk mempercepat proses dan mengejar progres pengerjaan.

“Waktu ini kita kejar terus. Jadi strategi strategi semua coba diusahakan. Di awal itu memang kita terkendala dengan air. Sehingga perlu waktuuntuk kekeringan, kemudian lokasi karena perlu menggali. Tapi alhamdulillah kita bisa atasi. Sudah ditemukan metode metode untuk meminimalisir kendala,” Jelasnya.

Baca Juga:  NTB Jaga Stabilitas Harga Bapok Jelang Hari Raya Idul Adha

Untuk pekerjaan yang membutuhkan waktu yang lama, ungkap H. Bas, hanya pada finishing.  Meski demikian, finishing tidak rumit, hanya  karena lebih banyak. Seperti pemasangan tembok, pintu di setiap kios.

Untuk mengejar progres, Bapenda juga minta rekanan untuk mengerjakan pekerjaan yang bisa dikerjakan bersamaan dengan konstruksi.

“Misalnya di situ ada Mushallah, pagar. Mekanikal eletrikal juga sya pikir bersamaan. Untuk material tidak ada persoalan, bahkan surplus kami lihat di sana. Apresiasi kontraktor karena material cukup banyaktersedia,” Ujarnya.

Baca Juga:  Empat Ambulance Desa Kembali Bakal Direalisasikan Tahun Ini

Ditambahkannya, semua material cukup banyak, tinggal tenaga kerja yang diminta terus ditambah. Karena  untuk mengejar waktu, sehingga pekerjaan bisa dilakukan bersama- sama. “Sudah dibagi kelompok kerja yang bisa bekerja beriringan,” tukasnya. (NM3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini