PEMERINTAHAN

Pelaksanaan Tes SKB CPNS Akhir Maret 

132

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sebanyak 2.293 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sumbawa lulus passing grade atau ambang batas pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang berakhir pada 13 Februari lalu.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, Syahruddin, S.H, saat ditemui wartawan, Kamis (20/2).

“Jumlah peserta SKD sebanyak 7.362 orang dari total pelamar  7.363 peserta. Yang lolos passing grade 2.293 orang dan  yang tidak lolos 4.667,” ungkapnya didampingi Sekretaris BKPP Sumbawa Arief Hidayat, S.STP., M.Si serta Kabid Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si.

Baca Juga:  Satgas Aset Pemprov NTB Mulai Lakukan Pendataan di Gili Trawangan

Dikatakannya, tahapan tes selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Diperkirakan pelaksanaannya akan dilangsungkan pada akhir Maret 2020. Namun sebelum SKB, akan ada proses sinkronisasi data. Pada saat sinkronisasi data itu, seluruh instansi daerah akan dipanggil ke BKN pusat di Jakarta untuk dilakukan rekonsiliasi data.

“Untuk tahapan selanjutnya terkait dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), jadwal tentative dari BKN akhir Maret 2020. Rekonsiliasi data itu untuk memastikan data yang dari sistem itu tidak terjadi perbedaan,” jelasnya.

Dari hasil rekonsiliasi data, terang Syahruddin, nantinya sistem yang akan mengolah terkait perangkingan untuk yang berhak mengikuti SKB. Nanti akan kelihatan perangkingan. Contohnya, apabila dibutuhkan satu formasi, yang berhak mengikuti SKB sebanyak tiga terbaik yang passing grade. Apabila formasi yang dibutuhkan dua, dikalikan tiga berarti 6. Demikian juga seterusnya.

Baca Juga:  Ditempa Musibah Beruntun, Daya Tahan Zul-Rohmi Dinilai Sangat Baik

“Jadi tiga kali formasi. Artinya lolos passing grade tidak secara otomatis berhak mengikuti SKB,” katanya.

Sementara contoh lain, jika ada formasi yang pelamarnya 10 orang, dan hanya 1 yang lolos passing grade, maka otomatis yang satu orang tersebut berhak mengikuti SKB. Tetapi ketika tidak ada yang lolos passing grade di formasi tersebut, maka formasi tetap kosong.

“Tidak seperti tahun kemarin. Karena tahun kemarin masih bisa dirangking, karena passing gradenya tinggi. Sekarang passing gradenya itu diturunkan. Otomatis kalau misalnya formasi itu tidak ada yang lolos passing grade, maka formasi tetap kosong,” lanjutnya.

Baca Juga:  Program Zul-Rohmi Dinilai Luar Biasa

Adapun SKB sendiri dilaksanakan selama tiga hari dan tetap di SMK Negeri 3 Sumbawa. Untuk persyaratan misalnya pakaian, tetap seperti pelaksanaan SKD. Demikian pula teknisnya juga tetap seperti SKD. Sedangkan komposisi penilaian untuk SKB, komponen nilainya 60 persen dan SKD 40 persen. Nantinya kelulusan, diintegrasi nilai SKB dan SKD. (red) 

Artikel sebelumyaBersinergi Membangun Pulau Moyo
Artikel berikutnyaPKS Tepis Majunya Novi Karena Campur Tangan Bang Zul