PEMERINTAHAN

Pembangunan Embung Krida Tuntas

153

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Meskipun pembangunan Embung Krida di Kecamatan Lunyuk sempat mengalami keterlambatan, namun kini pembangunannya telah tuntas. Bahkan masyarakat setempat sudah dapat memanfaatkannya. Hal ini diketahui setelah TP4D NTB melakukan peninjauan pekan lalu.

Kasi TP4D Kejati NTB, Erwin Indrapraja, SH., MH mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi pekan lalu. Hasilnya, pembangunan Embung Krida sudah selesai. Namun, masih ada item yang perlu dirapikan. Yakni item pengerjaan pada lantai dasar di Embung tersebut.

Baca Juga:  Berkunjung ke Mangkung, Kadisperkim NTB : "Semoga Jadi Saksi Kita Kelak di Yaumul Mizan"

“Tinggal lantai dasarnya kami minta untuk dirapikan. Tanah bekas galian di sekitar juga harus dirapikan,” ujar Erwin, akrabnya disapa.

Sebelumnya, pihaknya menerima laporan terkait pembangunan Embung Krida. Dimana dalam laporan masyarakat, bahwa Embung tersebut tidak selesai dikerjakan. Namun, saat dilakukan pengecekan di lapangan, pembangunannya diberikan perpanjangan waktu selama 90 hari.

Diungkapkan, keterlambatan pembangunan itu dikarenakan cuaca. Sebab, saat pelaksanaan pembangunannya, di Kecamatan Lunyuk terjadi hujan deras. Sehingga pelaksana tidak bisa melakukan pengecoran terhadap lantai dasar Embung. Karena lantai dasarnya tergenang air akibat hujan.

Baca Juga:  Apresiasi Upaya Bang Zul Tuntaskan Berbagai Persoalan

Pelaksana kemudian mencoba untuk menyedot air menggunakan mesin pompa. Namun, air yang tergenang itu tidak kunjung kering. Karena itu, pelaksana baru bisa mengeringkan airnya setelah selesai musim hujan. Barulah pengecoran lantai bisa dilakukan. Karena saat ini masih pemeliharaan, pihaknya meminta agar pelaksana merapikan sisa pekerjaannya.

Erwin memaparkan, embung tersebut dibangun pada 2018 lalu menggunakan anggaran sekitar Rp 8 miliar. Terkait kualitasnya, hal itu bukan kewenangan dari TP4D untuk menilai. Karena itu, pihaknya meminta PPK untuk menghadirkan tim ahli guna menilai kualitas bangunan tersebut.

Baca Juga:  Kolaborasi Dispussip NTB dan Lotim Dukung Desa Tete Batu

Selain itu, lanjut Erwin, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan kepala desa dan masyarakat setempat terkait pembangunan Embung Krida ini. Pihaknya menanyakan apakah manfaat Embung itu sudah dirasakan atau tidak. Menurut masyarakat, air dari Embung itu sudah mengalir ke jaringan irigasi yang ada di desa tersebut. Airnya juga sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. (NM3)

Artikel sebelumyaPelayanan Operasi Mata Segera Dibuka
Artikel berikutnyaSukseskan Pemilu, TNI/Polri Terus Bersinergi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here