PEMERINTAHAN

RIKA Paling Diminati Korban Gempa

305

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Nampaknya minat masyarakat NTB yang menjadi korban gempa membangun Rumah Instan Kayu (RIKA) cukup tinggi.

Selain dinilai aman, masyarakat juga masih banyak yang trauma membangun rumah jenis beton Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Rumah jenis ini, pernah dicanangkan oleh Kementrian PUPR, rumah konvensional dan beberapa jenis lainnya yang menggunakan material batu bata.

Namun sayangnya, berdasarkan data RIKA lebih diminati oleh masyarakat. Selain menggunakan kayu, juga dinilai aman.

“Jadi memang model rika yang paling diminati. Karena bahannya menggunakan kayu, selain itu dinilai aman oleh masyarakat kita,” demikian ungkap Kepala Dinas Kominfotik NTB, Tri Budi Prayitno kepada media ini, Rabu 16 Januari 2019 di Mataram.

Baca Juga:  Pemkab Sumbawa Siapkan Skema Tangani Jalan Osap Sio

Dari sisi biaya dan kenyamanan lanjut pria yang akrab disapa Yiyit ini, jauh lebih hemat. Karena RIKA terbuat dari bahan kayu, diding gedek dan beratapkan seng.

“Kalau 50 juta setiap KK, tidak hanya bangun rumah, tapi juga bisa bangun kamar mandi,” tuturnya.

Berdasarkan data update yang dirilis terkait progress rehab rekon huntap pasca bencana pertanggal 15 Januari 2019 kemarin. Ia merincikan, bahwa hingg saat ini pokmas yang terbentuk ada 1.813.

Baca Juga:  Bimtek Monitoring Isu Publik

Sedangkan pokmas yang sudah di SK sebanyak 1.356 dan bertambah lima (5) di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Selanjutnya, rekening pokmas yang sudah dibentuk ada 1.214 (bertambah 5 di KLU) dan rekening yang pokmas yang sudah terisi baru 511 (bertambah tiga di Mataram).

“Kalau untuk rekening masyarakat yang mengalami rusak berat sudah terisi ada sekitar 50.668 (tedapat perubahan data dari BRI). RTG yang dalam proses pembangunan berjumlah 3.795, sedangkan yang sudah selesai dibangun baru 130 rumah,” jelas Yiyit.

Baca Juga:  Fraksi PKB Minta Pemprov NTB Siapkan Isolasi Terpusat

Lebih jauh dijabarkan Yiyit, adapun tingkat persentase jenis rumah tahan gempa berdasarkan pilihan masyarakat NTB dengan lima opsi yaitu Risha, Rika, Riko, RCI dan Risba. Dari sejumlah opsi tersebut, Rika kata dia paling menonjol dan diminati.

“RISHA sebanyak 3.872 unit (21,10%) , RIKA 7.791 unit (42,46%), RIKO 6.342 unit (34,57%), RCI 56 unit (0,31%) dan RISBA ada 287 unit dengan tingkat persentasi (1,6%),” demikian Tri Budi Prayitno. (NM1)

Artikel sebelumyaMasih Tinggal di Tenda? Segera Lapor, BPBD NTB Siap Bantu Material Bangun Huntara!
Artikel berikutnyaSedang Mancing, Warga Lunyuk Hilang Terseret Ombak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here