PEMERINTAHAN

Seluruh Perangkat Dikerahkan Sebagai Operator PCare

47

NUSRAMEDIA.COM — Pemkab Sumbawa dibawah koordinasi Dinas Kesehatan, melaksanakan kegiatan penginputan data vaksinasi ke sistem pelaporan online. Hal ini merupakan tindaklanjut dari arahan Bupati Sumbawa terkait selisih pencatatan data vaksinasi antara PCare dan sistem pencatatan manual yang cukup besar.

Kegiatan tersebur berlangsung di Aula H Madilaoe ADT Lt. 3 Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (9/11). Adapun peserta penginputan data vaksinasi ke sistem pelaporan online diikuti oleh seluruh perangkat daerah yang mengirimkan masing-masing satu orang staf operator bersama 10 unit Puskesmas yang telah dijadwalkan. Pelaksanaan kegiatan ini sendiri, dikawal langsung oleh Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah.

Baca Juga:  Bupati Djohan Tanggapi Pemandangan Umum Fraksi Terkait RAPBD 2022

Plt. Sekteraris Dinas Kominfotiksandi, Jufrie menerangkan, sebelumnya Bupati Sumbawa telah menekankan perlunya percepatan pencapaian vaksinasi. Termasuk di dalamnya penyelesaian penginputan data pada system informasi PCare yang teridentifikasi masih terdapat selisih yang cukup besar antara pencatatan manual dan online.

“Adanya selisih antara data manual dan data online ini, dapat mempengaruhi kinerja vaksinasi Kabupaten Sumbawa dalam sistem pencatatan PCare yang menjadi rujukan tingkat vaksinasi daerah di tingkat nasional. Kendala utama berdasarkan pemetaan Dinas Kesehatan adalah disebabkan terbatasnya SDM penginput data PCARE. Sehingga diperlukan support khususnya tenaga operator input data dari berbagai pihak yaitu keterlibatan seluruh perangkat daerah,” jelasnya.

Baca Juga:  NTB Care Media Layanan Aspirasi Masyarakat

Dikatakannya, vaksinasi merupakan upaya kolektif bersama. Sehingga berbagai instrument intervensi percepatan harus ditegakkan. Adapun berdasarkan sumber Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, data capaian vaksin untuk dosis 1 berdasarkan input data manual 44,31 persen, sedangkan input data online (KPCPEN/PCare) 41,85 persen. Selanjutnya untuk dosis 2, berdasarkan input data manual mencapai 20,74 persen dan berdasarkan input data online sebesar 18,87 persen. Untuk dosis 3, dari input data manual capaian vaksinasi sebesar 79,87 persen, dan input data online mencapai 68,44 persen. (red) 

Baca Juga:  Sumbawa Usulkan 833 Formasi P3K
Artikel sebelumyaRSUP NTB Siapkan 356 Nakes Sukseskan IATC dan World Superbike
Artikel berikutnyaJadi Magnet Dunia, Mandalika Ultra T100 Siap Digelar Jelang MotoGP