PEMERINTAHAN

Sepakat, Pemprov dan DPRD Teken KUA-PPAS APBD NTB 2022

27
Penandatangan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD NTB TA 2022 diacara Rapat Paripurna, Jum’at (19/11) di Mataram.

NUSRAMEDIA.COM — Setelah melalui proses cukup panjang, akhirnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Nusa Tenggara Barat menandatangani nota kesepakatan tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran (TA) 2022. Penandatangan KUA-PPAS TA 2022 dilakukan oleh Gubernur yang diwakili Wakil Gubernur NTB bersama Pimpinan DPRD NTB secara resmi pada acara Rapat Paripurna, Jum’at pagi (19/11) tadi, tepatnya di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat.

Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaeda yang memimpin rapat paripurna mengungkapkan, bahwa ini sesuai dengan Peraturan DPRD NTB Nomor 01 Tahun 2019 tentang Tata Tertib DPRD Provinsi NTB. Yakni Pasal 29 Ayat 2 bahwa Pembahasan Rancangan KUA dilaksanakan oleh Badan Anggaran DPRD (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk disepakati menjadi KUA.

Baca Juga:  Sekda Sumbawa Terima Hasil SKB dari BKN

KUA tersebut -sesuai ayat 3- kemudian menjadi dasar bagi Badan Anggaran DPRD dan TAPD untuk membahas Rancangan PPAS —sesuai ayat 7-. KUA PPAS yang telah mendapat persetujuan bersama, selanjutnya ditandatangani oleh Gubernur NTB dan Pimpinan DPRD Provinsi NTB dalam Rapat Paripurna. Adapun struktur rancangan APBD Tahun Anggara 2022 sebagaimana dibacakan Sekretaris DPRD NTB H Mahdi secara umum, yaitu; Pendapatan Daerah, ditargetkan sebesar Rp 5.399.081.673.000.

Sedangkan proyeksi Belanja Daerah sebesar Rp 5.961.581.673.000 dan mengalami surplus sebesar Rp 562.500.000.000. Sementara Pembiayaan Daerah sebesar Rp 562.500.000.000. Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD NTB, jajaran pemerintah daerah, aparat TNI/Polri, serta segenap masyarakat yang telah berpartisipasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintah.

Baca Juga:  Wabup Lombok Utara Sampaikan Penjelasan RAPBD 2022

“Sehingga sampai saat ini kita dapat melaksanakan aktivitas pembangunan dengan aman untuk suksesnya ikhtiar mewujudkan masyarakat NTB yang Gemilang. Semoga kontribusi kita bagi kemajuan daerah tercinta ini tercatat sebagai amal ibadah disisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” terangnya. Perjalanan panjang terkait penyusunan dan pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022, sambungnya, telah dilakukan antara eksekutif dan legislatif. Tentunya dalam pembahasan banyak terjadi dinamika-dinamika ditengah kapasitas fiskal daerah yang sangat kecil.

Dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas ini bersama-sama dapat menyusun dan menyepakati KUA-PPAS Tahun 2022. “Alhamdulillah saat ini pandemi COVID19 yang selama ini menjadi salah satu permasalahan yang sangat pelik sudah melandai. Semoga kondisi ini terus membaik, karena pandemi sangat mempengaruhi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang sedang kita laksanakan di NTB,” tutup Wagub. (red) 

Baca Juga:  Bupati Sumbawa Kunjungi Mentan Minta Dukungan Pengembangan Food Estate
Artikel sebelumyaMasyarakat Sumbawa Segera Nikmati Layanan POCADI di Taman Mangga
Artikel berikutnyaKetua DPD Gerindra NTB : “Akan Ada Perombakan”