PEMERINTAHAN

Sumbawa Upayakan Kebut Vaksinasi Melebihi 40 Persen

60
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumbawa Varian Bintoro, S.Sos., M.Si

NUSRAMEDIA.COM — Terus berupaya mempercepat realisasi vaksinasi, itulah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa. Salah satunya dengan meminta tambahan distribusi vaksin kepada Pemerintah Provinsi NTB. Dengan adanya tambahan vaksin tersebut, Pemkab Sumbawa menargetkan realisasi vaksinasi melebihi 40 persen dalam waktu dua minggu.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumbawa Varian Bintoro, S.Sos., M.Si menegaskan pihaknya mengusulkan tambahan vaksin saat mengikuti analisa dan evaluasi (anev) terkait penanganan covid-19 yang dipimpin Wakil Gubernur NTB baru-baru ini.

“Kami kemarin menyampaikan kepada Wakil Gubernur dan pimpinan di provinsi untuk menambah jumlah vaksin untuk kita mengejar dalam waktu dua minggu ini bisa melebihi 40 persen. Itu sudah ditanggapi dan Alhamdulillah juga sudah ada inforasi bahwa akan didrop ke kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa vaksin lebih banyak dari standar yang sudah dikasih,” ujarnya, Rabu (27/10).

Baca Juga:  Sekda Sumbawa Terima Hasil SKB dari BKN

Pihaknya meminta distribusi vaksin sebanyak 20 ribu perminggu. Mengingat sebelumnya, vaksin yang diroping setiap minggu sekitar 8.000 lebih. Jumlah tersebut, sudah habis dalam waktu dua sampai tiga hari. Sehingga dalam satu minggu ada beberapa hari yang tidak bisa terlaksana. Kondisi inilah yang menjadi kendala masih rendahnya realisasi vaksinasi di Kabupaten Sumbawa.

“Animo masyarakat untuk vaksin cukup tinggi, memang kita kendala kemarin karena droping vaksin hanya sekitar 8 ribuan. Itu paling dua atau tiga hari habis. Sehingga dalam satu minggu itu ada beberapa hari yang tidak bisa terlaksana. Kendala lainnya, yakni terdapat masyarakat yang datanya tidak terbaca di aplikasi. Jadi sekarang Capil juga berperan dalam hal mengatasi data masyarakat yang tidak terbaca,” terangnya.

Baca Juga:  Event Dunia di NTB, Haji Boh : Ini Kesempatan Emas Bagi Kita Semua!

Dengan adanya tambahan vaksin, pihaknya optimis realisasi bisa melebihi 40 persen dalam dua minggu. Pihaknya sudah mengatur strategi pelaksanaan vaksinasi di semua kecamatan untuk melakukan percepatn. Termasuk menambah tim vaksinator.

“Kita optimis paling tidak dua minggu lampaui 40 persen. Kalau datang hari ini, besok sudah mulai. Karena Dikes sudah mengantisipasi dengan membentuk dan menambah tim vaksinator sampai 50-an. Kemudian juga terutama menambah petugas atau sukarelawan yang menginput data,” pungkasnya. (red) 

Baca Juga:  Wabup Lombok Utara Sampaikan Penjelasan RAPBD 2022
Artikel sebelumyaPresiden Akan Buka Kongres VI IJTI di Lombok
Artikel berikutnyaMEMAKNAI “BAHASA INDONESIA” DALAM SEJARAH “SUMPAH PEMUDA”