PEMERINTAHAN

Wabup Sumbawa : Sensus Penduduk 2020 Memiliki Manfaat bagi Siapapun

61

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Wakil Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah membuka rapat koordinasi sensus penduduk 2020 tingkat Kabupaten Sumbawa, pada Senin (17/2) di Aula H. Madilaoe ADT lantai 3 kantor Bupati Sumbawa. Dikatakan, sensus penduduk 2020 sedikit berbeda dengan pelaksanaan sensus sebelumnya.

Dimana saat ini menggunakan metode kombinasi, yaitu perpaduan metode konvensional dan metode berbasis registrasi dengan memanfaatkan data administrasi kependudukan dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sebagai data dasar sensus.

Baca Juga:  Ditempa Musibah Beruntun, Daya Tahan Zul-Rohmi Dinilai Sangat Baik

“Pelaksanaan sensus penduduk 2020 ini tentunya memiliki manfaat bagi siapapun,’’ kata Haji Mo – sapaan akrab Wabup.

Data sensus penduduk yang akan dihasilkan nanti adalah sampai pada tingkatan administrasi terkecil yang bisa diurai sampai ke satuan lingkungan RW hingga RT. Untuk itu, maka nilai kemanfaatan datanya akan lebih luas, akurasinya pun lebih tinggi sehingga layak dimanfaatkan sebagai data rujukan. Bagi Pemda Sumbawa, data sensus penduduk akan dijadikan sebagai acuan atau pedoman dalam proses perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan dan evaluasinya.

Baca Juga:  Satgas Aset Pemprov NTB Mulai Lakukan Pendataan di Gili Trawangan

Oleh karena itu mengingat pentingnya data kependudukan hasil Sensus Penduduk 2020 ini nanti, H. Mo’ mengajak seluruh komponen masyarakat Kab Sumbawa, para Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan BUMN/BUMD untuk bersama-sama mengawal dan memberi dukungan demi suksesnya Sensus Penduduk 2020.

Diungkapkan, sensus penduduk 2020 akan dilaksanakan dalam dua periode yakni sensus penduduk online (sp online), yaitu seluruh penduduk Indonesia dapat secara aktif mengisikan data kependudukannya secara mandiri melalui halaman website sensus.bps.go.id pada 15 februari sampai 31 maret 2020.

Baca Juga:  Pemprov NTB Siapkan Rapid Tes Gratis

Kemudian sensus penduduk wawancara (SP wawancara) yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 31 juli 2020 yaitu dilakukan pencacahan lapangan dimana pada tahap pencacahan, petugas sensus mendata penduduk yang belum melakukan sensus penduduk online yang dikoordinasikan bersama ketua RT sebagai satuan lingkungan setempat. (red) 

Artikel sebelumyaRSUD NTB Optimis Capai Akreditasi Internasional
Artikel berikutnyaFauzan Soroti Mindset Pembangunan di UMY