PEMERINTAHAN

Warning! PNS Tidak Boleh Terlibat Politik Praktis

59

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 sudah didepan mata.

Terhitung tinggal empat hari lagi, masyarakat Indonesia, NTB umumnya dan Lombok Utara khususnya akan merayakan pesta demokrasi.

Dimana pada momentum ini masyarakat akan dihadapkan dengan berbagai pilihan, baik itu Pilpres maupun Pileg.

Khusus di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sendiri, Bupati H Najmul Akhyar menghimbau kepada seluruh PNS agar jangan sampai terlibat politik praktis.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini adalah milik semua serta mengayomi untuk menjaga kondusifitas daerah.

Baca Juga:  Pemprov NTB Siapkan Rapid Tes Gratis

“PNS diharapkan tidak terlibat politik praktis, karena marwah pemerintahan harus terjaga. pemerintahan milik semua, tugasnya mengayomi semua,” ungkap Bupati pada acara Rakor Kewaspadaan Dini Tahun 2019, Jum’at (12/4) kemarin.

“Mari kita jaga kondusifitas daerah dari hal-hal yang dapat merugikan jalannya pemerintahan,” tambah Bupati Najmul.

Ia meminta agar apa yang menjadi focus Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat diprioritaskan, yaitu melayani. Sehingga PNS lingkup KLU diharapkan focus dalam bekerja. “Fokus dalam bekerja dan tetap utamakan pelayanan,” demikian Bupati Najmul.

Baca Juga:  Program Zul-Rohmi Dinilai Luar Biasa

Untuk diketahui, digelarnya rakor tersebut dalam rangka mewujudkan tugas dan tanggungjawab pembinaan, pemeliharaan ketentraman serta ketertiban masyarakat serta menjaga stabilitas daerah di KLU.

Turut pula hadir dikesempatan itu, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) KLU H. Suardi, Forkopimda KLU, Para Kepala OPD Lingkup Pemda Lombok Utara. (NM2)

Artikel sebelumyaDinilai Layak, Masyarakat Mataram Inginkan Misbach di Udayana
Artikel berikutnyaBupati Buka Rakor Kewaspadaan Dini 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here