PENDIDIKAN

Dikbud NTB Bakal Tuntaskan Lahan Sekolah Bermasalah

101

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Sebagaimana diketahui bersama bahwa jenjang pendidikan SMA/SMK kini telah beralih menjadi kewenangan pihak provinsi.

Tentunya, setiap persoalan yang dihadapi SMA/SMK di Nusa Tenggara Barat menjadi focus pemerintah provinsi (Pemprov).

Salah satu contoh persoalan yang kini masih terus menjadi perhatian, baik semasa SMA/SMK menjadi kewenangan Kabupaten/Kota hingga kini di Provinsi, yaitu soal lahan sekolah yang bermasalah.

Lahan sekolah yang bermasalah di NTB tidaklah sedikit. Kendati demikian, pihak Pemprov melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB terus berupaya menuntaskan persoalan tersebut.

Baca Juga:  Kadis Dikbud NTB: "Stop Bila Level 4, Diganti dengan Daring!"

Keseriusan itu terbukti, dengan selesainya persoalan serupa di Pulau Sumbawa, khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Dimana salah satu sekolah yaitu SMAN 1 Alas Barat yang berperkara hingga belasan tahun lamanya kini telah tertuntaskan dengan baik.

Itu semua berkat upaya nyata yang dilakukan Pemprov NTB melakukan komunikasi baik kepada pihak – pihak terkait.

Selain SMAN 1 Alas Barat, di Kabupaten Sumbawa sendiri masih cukup banyak perkara serupa. Antara lainnya seperti lahan SMAN 4 Sumbawa atau lebih dikenal dengan SMA Olahraga yang bertempat di sekitar wilayah Bukit PPN.

Baca Juga:  1.078 Maba IAIH NW Lotim Ikuti Master 2021

Hal itu juga diakui oleh Kepala Dinas Dikbud setempat, H Rusman. Meski begitu, tak hanya SMA/SMK di Kabupaten Sumbawa bahkan semua daerah dilingkup NTB pihaknya berjanji akan menuntaskan semua persoalan tersebut secara bertahap.

“Betul sekali (lahan sekolah bermasalah) banyak. Kemarin SMAN 1 Alas Barat, lahan seluas 53 are tuntas diserahkan hibah berkat komunikasi yang baik,” ujarnya di Mataram.

“Nah, kita juga akan coba mengecek seluruh sekolah satu-persatu apa persoalannya. Apabila berproses hukum maka kita lakukan dengan bukti yang baik, dan kalaupun kita kalah mudah-mudahan ada yang menghibahkan juga,” kata Rusman lagi.

Baca Juga:  Gerakan Vaksinasi Pelajar Dimulai

Semua upaya akan dilakukan Dikbud NTB. Menurutnya, pendidikan adalah hal yang prioritas, terutama proses kegiatan belajar mengajar (KBM) harus terus berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan.

“Karena kita tidak ingin proses kegiatan belajar mengajar ini terganggu. Semua sekolah yang bermasalah dengan tanah akan kita selesaikan, tentunya dengan bantuan dan dukungan dari semua pihak,” tutup Rusman. (NM1)

Artikel sebelumyaRosihan Nilai Sosok Satu Ini Bekerja Nyata
Artikel berikutnyaPeningkatan Kualitas Pendidikan Tanggungjawab Bersama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here