PENDIDIKAN

KPU Serahkan 1.746 Dokumen Penyelenggaraan Demokrasi NTB ke DPK

80

MATARAM — Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyerahkan 1.746 buku serta dokumen Penyelenggaraan Demokrasi NTB ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) NTB.

Giat itu berlangsung pada Selasa (8/6/2021) di Kantor KPU NTB. Dilakukan pula penandatanganan berita acara penyerahan buku dan dokumen.

Penandatangan dilakukan langsung oleh Ketua KPU NTB Suhardi Soud, SE, MM dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov NTB, Julmansyah, S. Hut., M.A.P.

Ketua KPU NTB memberikan apresiasi terhadap keterbukaan dan respons DPK NTB, agar dokumen dan buku dokumentasi penyelenggaraan demokrasi di NTB dapat dibaca oleh banyak orang.

Baca Juga:  1.078 Maba IAIH NW Lotim Ikuti Master 2021

Menurut Suhardi Soud, selama ini cukup banyak dokumen yang dihasilkan, akan tetapi baru sekarang hasil dokumentasikan disampaikan secara resmi kepada OPD pengelola koleksi perpustakaan dan arsip.

Dia menyebutkan ada sekitar 66 judul dokumen/buku dengan total 1.746 eksamplar diserahkan hari ini. Dimana dokumen itu akan dipilah atau disortir oleh DPK NTB.

“Nanti (dokumen/buku) akan dipilah oleh DPK, mana arsip statis dan mana dokumen yang menjadi koleksi perpustakaan. Dokumen yang turut diserahkan meliputi terbitan dari tahun 2014 hingga 2020,” ujarnya.

Baca Juga:  TGH Patompo : "PTM Jauh Lebih Baik dari Daring"

Sementara itu, Julmansyah-Kepala DPK NTB juga mengapresiasi upaya KPU untuk menyerahkan karya cetak karya rekam sebagai koleksi perpustakaan. Disamping itu, kata dia, KPU sebagai pencipta arsip menyerahkan arsip statis kepada lembaga kearsipan daerah.

“Dokumen-dokumen ini akan memperkaya koleksi dan khasanah perpustakaan kita, sehingga akan memudahkan pemustaka, para peneliti, mahasiswa dan masyarakt umum dalam mengakses sumber informasi dan koleksi bacaan,” demikian pria yang akrab disapa Jul ini.

Untuk diketahui, langkah diharapkan dapat menstimulus lembaga lain maupun OPD Provinsi untuk mulai sadar arsip dan menyerahkan karya cetak karya rekam kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB. (red) 

Baca Juga:  Kadis Dikbud NTB: "Stop Bila Level 4, Diganti dengan Daring!"
Artikel sebelumyaPilkada Serentak 2024, Lima Kandidat Cakada PDIP Akan Digodok
Artikel berikutnyaKadiskominfotik NTB : Waspada Akun Palsu Wakil Gubernur