PENDIDIKAN

Layanan Mobil Perpustakaan Keliling Dimaksimalkan

38

NUSRAMEDIA.COM — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Sumbawa terus berupaya meningkatkan literasi masyarakat. Salah satunya dengan memaksimalkan layanan mobil perpustakaan keliling. Adapun lokasi yang disasar, yakni jalan Samota yang kini dijadikan sebagai tempat berolahraga sekaligus rekreasi bagi masyarakat Sumbawa.

Mobil perpustakaan keliling ini ditempatkan di lokasi setempat setiap hari minggu. Sehingga masyarakat yang berkunjung, bisa membaca buku yang disediakan. Diharapkan pula, dengan adanya layanan mobil perpustakaan keliling nantinya akan meningkatkan literasi masyarakat, khususnya di Sumbawa.

“Kami bersama anak-anak jurusan IPA SMA Negeri 2 Sumbawa menempatkan mobil perpustakaan keliling setiap hari Minggu Sore di Samota,” kata Kepala Dispussip Sumbawa, Sahril di Sumbawa. “Sebagaimana kita ketahui di Samota setiap sore menjadi pusat keramaian. Kalau dulu orang datang berolahraga dan rekreasi, sekarang ditambah dengan membaca,” sambungnya.

Baca Juga:  Dukung Pariwisata NTB, Poltekpar Lombok Sasar Lima Lokasi

Sejak minggu pertama diluncurkan layanan mobil keliling, masyarakat masih melihat dari jauh. Namun pada minggu kedua, sudah banyak yang datang untuk membaca. Bahkan, menurut mantan Kepala Dinas Dikbud Sumbawa itu, tepat pada minggu ketiga, peminatnya semakin banyak. “Inilah yang kita upayakan, kita budayakan,” kata Sahril.

Pihaknya juga intens berkunjung ke sekolah-sekolah dengan memanfaatkan mobil perpustakaan keliling. Pihaknya mendistribusikan buku sesuai dengan yang dibutuhkan. Dengan demikian, para siswa tidak perlu harus ke perpustakaan untuk membaca. Tetapi bisa memanfaatkan buku yang didistribusikan oleh Dispussip ke sekolah.

Baca Juga:  Bang Zul : "Investasi Dunia Pendidikan"

“Kita melihat sangat strategis fungsi layanan mobil perpustakaan keliling. Karena kita mengharapkan anak sekolah untuk berkunjung ke perpustakaan sekarang agak susah. Kita harus mencari layanan alternatif,” tegasnya. “Maka kita harus intens melakukan kunjungan ke sekolah kemudian melakukan distribusi buku. Jadi kita pinjamkan buku yang sesuai kebutuhannya. Mereka bisa memilih sendiri untuk jangka waktu tertentu, kemudian kita ambil lagi kita tukar,” imbuh Sahril.

Dengan pola itu, menurutnya akan menjadi suatu gebrakan dalam pelayanan. Sehingga memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan buku perpustakaan. “Jadi anak sekolah tidak perlu lagi ke Dispussip. Selain karena membutuhkan biaya tambahan, sekarang juga sedang dalam keadaan pandemi. Tetapi mereka bisa memanfaatkan buku perpustakaan kita yang kita distribusikan ke sekolah,” jelasnya.

Baca Juga:  Bang Zul : "Investasi Dunia Pendidikan"

Tentunya, lanjut Sahril, layanan ini tidak bisa menjangkau secara keseluruhan. Karena bagaimanapun, kata dia, mengingat keterbatasan sumber daya. Meskipun demikian, pria yang dikenal santun dan ramah itu mengaku, pihaknya terus berusaha memberikan layanan dengan memanfaatkan layanan mobil perpustakaan keliling ini. (red) 

Artikel sebelumyaNTB Care Media Layanan Aspirasi Masyarakat
Artikel berikutnyaRancangan KUA-PPAS APBD KLU Rampung