PENDIDIKAN

NTBelib Sebagai Rumah Bersama Perpustakaan se-NTB

159

MATARAM — Nampaknya pandemi COVID19 bukan alasan untuk mematahkan langkah Dinas Perpustakaan dan Kerasipan (DPK) Provinsi NTB dalam melakukan berbagai gebrakan atau inovasi. Pasalnya, DKP NTB dibawah kepemimpinan Julmansyah selalu mampu menghadirkan hal baru. Terlebih ditengah keterbatasan ruang gerak akibat pandemi COVID19 ini.

Meski terhitung masih sangat baru menjabat sebagai Kepala DPK NTB, yaitu sekitar 4 bulan, namun sudah ada sejumlah gebrakan apik mampu didobraknya. Salah satunya, yakni dihadirkannya NTBelib. NTBelib sebuah aplikasi yang dibuat khusus dan merupakan layanan baca atau perpustakaan digital yang disiapkan Pemprov NTB melalui DPK setempat.

Kepada NUSRAMEDIA, Julmansyah selaku Kepala DPK NTB menegaskan bahwa pihaknya berupaya hadir secara cepat dalam menjawab situasi kondisi ditengah pandemi dengan berbagai keterbatasan gerak saat ini.

Karena, menurut dia, dengan diberlakukan sejumlah aturan dimasa pendemi antara lainnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro maupun Darurat seakan menantang pihaknya terpacu untuk menghadirkan sesuatu yang baru, tentunya tanpa harus ada batasan.

Baca Juga:  341 Lulusan Poltekpar Lombok Siap Terjun di Dunia Industri

Salah satu impact dari PPKM adalah terhentinya seluruh proses pendidikan. Terutama, kata dia, dibatasinya kegiatan membaca di perpustakaan. Sehingga terhenti juga upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan sisiwa/mahasiswa ditengah pandemi.

Hal inilah yang menjadi dorongan pihaknya untuk menghadirkan NTBelib sebagai salah satu solusi ditengah pandemi. “Kami berusaha hadir secepatnya dalam menjawab kondisi saat ini. Alhamdulillah, kami telah menyediakan layanan perpustakaan digital yang diberi nama NTBelib,” ujarnya, Jum’at (6/8) kemarin di Mataram.

Dijelaskan Julmansyah, bahwa inovasi ini adalah salah satu ikhtiar NTB Gemilang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat ditengah pandemi yang mengancam. Terlebih diera digital mengharuskan semua layanan instansi pemerintah maupun dunia bisnis untuk memanfaatkan teknologi informasi dan ikhtiar ini baru terwujud diera pemerintahan Zul-Rohmi.

“Layanan aplikasi ini menyediakan bahan bacaan bagi siswa SD, SMP serta SMA Sederajat. Untuk menggunakan aplikasi ini sangat mudah. Kita hanya butuh mengunduh/mendownload aplikasi NTBelib do playstore pada android,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gerakan Vaksinasi Pelajar Dimulai

Pria yang kerap disapa Jul itu mengaku tak menyangka, karena kehadiran NTBelib disambut cukup baik oleh masyarakat, terutama para pelajar di NTB. Ini didasari cukup banyaknya minat para pelajar di NTB yang sudah ikut bergabung menjadi anggota di NTBelib.

Untuk saat ini, ada sekitar 392 judul koleksi umum yang tersedia. Itupun belum termasuk buki bacaan untuk SD, SMP, SMA. Untuk SD ada 350 koleksi, SMP 227 koleksi dan 350 koleksi untuk SMA. “Padahal baru sebulan, tapi anggotanya sudah cukup banyak. Alhamdulillah, ini artinya kehadiran NTBelib direspon baik,” kata Jul.

“Kedepan kami akan terus memberi fasilitas layanan koleksi yang sesuai dengan eranya. Kami hadir menjangkau masyarakat desa terpencil sekalipun, sejauh ada signal,” tambah pria yang dikenal santun dan ramah tersebut.

Baca Juga:  Sudah 600 Awardee Diberangkatkan Melalui Program Beasiswa NTB

Menurutnya, Pemprov NTB menyediakan akses dan layanan bahan bacaan berbasis digital tersebut, diharapkan terbentuk budaya gemar membaca dan indeks literasi NTB meningkat dan akhirnya dapat memacu literasi untuk kesejahteraan.

Selain itu, sambung Jul, aplikasi ini cukup interaktif, punya beberapa fitur, termasuk ada fitur yang dapat menulis gagasan kemudian dapat disimpan bahkan di kirim ke berbagai platform media sosial. “Tentu ini belum sempurna, sebagai langkah awal kami harus mulai melayani warga NTB dimana saja tanpa harus beranjak meninggalkan tempat,” kata Kepala DPK NTB ini.

Diungkapkannya, salah satu atensi Gubernur NTB terkait aplikasi ini adalah agar aplikasi perpustakaan digital ini dapat menyediakan ebook tentang sains ilmu pengetahuan terkait anak atau siswa SD dan SMP. “Sehingga semangat mereka dapat menumbuhkan kecintaan akan sains pengetahuan sejak dini,” terang Jul. “Intinya, kehadiran NTBelib sebagai rumah bersama perpustakaan se-NTB,” demikian ia menambahkan. (red) 

Artikel sebelumyaJPS Gotong Royong Dilaunching
Artikel berikutnyaBooster Nakes, Wadir Umum RSUD NTB : “Sudah Mulai Berjalan”