PENDIDIKAN

SDN Kerato Dinilai Tim LSS Provinsi

269

NUSRAMEDIA, SUMBAWA — Tepat pada Rabu 19 September 2018, SDN Kerato kedatangan Tim Lomba Sekolah Sehat (LSS) Provinsi NTB.

Kedatangan tim yang terdiri antara lainnya Kemenag NTB, Dikbud NTB dan Dikes NTB ini, guna melakukan penilaian terhadap sekolah tersebut.

Turut pula mendampingi Kabag Pemberitaan Setda Pemda Sumbawa, Varian Bintoro, KUPT Dikbud Unter Iwis, Badron yang diterima langsung oleh keluarga besar SDN Kerato.

“Jadi kedatangan tim dari provinsi ini, dalam rangka penilaian LSS Tahun 2018. Karena SDN Kerato adalah perwakilan dari Kabupaten Sumbawa,” demikian dikatakan Varian Bintoro saat usai mendampingi tim melakukan penilaian.

Baca Juga:  341 Mahasiswa Poltekpar Lombok Diwisuda

Dijelaskannya, adapun hal yang menjadi fokus penilaian oleh tim yakni, kondisi lingkungan sekolah, ketersediaan bak sampah, penghijauan dan toilet/wc siswa.

Mengingat persiapan sekolah dengan rentan waktu hanya dua minggu, Varian mengaku kaget dalam mempersiapkan segala sesuatunya.

“Saya sangat surprise melihat persiapan penilaian dan saya optimis sekali SDN Kerato akan ke tingkat Nasional,” tuturnya.

Sementara itu, KUPT Dikbud Unter Iwis Badron menambahkan, hidup budaya sehat tidak hanya diterapkan pihak sekolah pada saat ada perlombaan saja.

Baca Juga:  Dua Ratusan Mahasiswa Sudah Cairkan Beasiswa Sumbawa Gemilang

Namun, dapat dijadikan budaya hidup warga sekolah, baik saat berada dilingkungan sekolah maupun dilingkungan tempat tinggal.

“Kita harap tidak hanya di sekolah saat ada lomba (pola hidup sehat), tapi juga bisa diterapkan menjadi pola hidup sehat untuk sehari-hari. Baik itu dilingkup sekolah maupun diluar sekolah,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Abi ini juga mengaku optimis, bahwa SDN Kerato akan lolos dan mampu mewakili NTB ketingkat Nasional.

Masih dikesempatan sama, Kepala SDN Kerato, Dharmatasia mengungkapkan, persiapan dalam menghadapi lomba ini cukup singkat.

Baca Juga:  Dua Ratusan Mahasiswa Sudah Cairkan Beasiswa Sumbawa Gemilang

Sebab, Pemda Sumbawa baru menunjuk sekolahnya dengan rentan waktu terbilang cukup mepet yakni dua minggu.

Meski demikian, hal itu tidak menjadi masalah baginya. Dengan kekompakkan dan dukungan dari pihak komite, wali murid dan para guru semuanya dapat dipersiapkan secara maksimal.

“Alhamdulillah, semua persiapan yang kami lakukan berjalan baik, berkat kerjasama dan dukungan yang baik dari keluarga besar sekolah,” demikian Ibu Odek akrabnya perempuan ini disapa. (NM1)

Artikel sebelumyaMasuk Nominasi Nasional, TPUKS Pusat Verifikasi Ulang SDN Sering
Artikel berikutnyaKericuhan Warnai Aksi Turunkan Jokowi di NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here