PERISTIWA

Dihadapan RI-1, Danrem Paparkan Semua Proses Rehab Rekon

67

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK BARAT — Pasca Gempa bumi tahun lalu di NTB, berbagai upaya telah dilakukan dalam penanganannya, yakni rehab rekon rumah rusak terdampak gempa.

Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo (RI-1) sudah begitu sering berkunjung ke NTB dalam memastikan sekaligus meyakinkan masyarakat terutama bagi korban gempa semuanya dapat berjalan baik dan lancar.

Tepat pada hari ini, Jum’at (22/3) orang nomor satu di tanah air ini kembali mengunjungi NTB, khususnya di Lombok Barat untuk memastikan segala sesuatunya berjalan baik dan lancer sebagaimana seperti diharapkan bersama.

Baca Juga:  Perempuan Ini Tewas Ditikam Adik Iparnya Sendiri Saat Tertidur Pulas

Selain bertatap muka bersilahturahmi dengan masyarakat, di Gedung Hakka Narmada, Lombok Barat ia juga secara langsung menyaksikan semua proses pelayanan terpadu satu pintu pencairan dana stimulan rehab rekon.

Sementara itu, dihadapan Presiden Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, memberikan paparan tentang tahapan pencairan bantuan yang sudah disederhanakan sehingga lebih efektif dan efisien.

Adapun tahapan-tahapan yang dimaksudkan antara lain korban gempa yang sudah memperoleh SK Bupati/Walikota membentuk Pokmas.

Fasilitator dan tim pendamping masyarakat sesuai dengan jenis kerusakan juga menyiapkan kelengkapan adminsitrasi.

Baca Juga:  Perempuan Ini Tewas Ditikam Adik Iparnya Sendiri Saat Tertidur Pulas

Bahkan segala Rencana Anggaran Biaya (RAB), persetujuan BPBD dan Dinas Perkim yang dilanjutkan pemeriksaan administrasi oleh Bank BRI sebelum pencairan tetap terus dipantau oleh pihaknya secara bersama-sama.

“Apabila pihak Bank BRI sudah melakukan pemeriksaan dan dianggap lengkap sesuai dengan ketentuan, maka pihak BRI melakukan penerbitan buku tabungan untuk selanjutnya dilakukan proses pencairan pelayanan satu pintu di masing-masing kecamatan,” jelas Danrem.

Setelah dilakukan pencairan dana bantuan stimulant lanjutnya, dana tersebut langsung diserahkan oleh Pokmas kepada Aplikator sebagai pihak ketiga untuk penyiapan material dan selanjutnya dilakukan perbaikan dan pembangunan rumah sesuai dengan pilihan korban di tiap Pokmas.

Baca Juga:  Perempuan Ini Tewas Ditikam Adik Iparnya Sendiri Saat Tertidur Pulas

Selain itu, tambah Kolonel Ahmad Rizal, pihaknya bersama BPBD dan Dinas Perkim da instansi terkait membuat fakta integritas dengan para aplikator yang melibatkan LPJK selaku lembaga pengembangan jasa konstruksi.

Usai memberikan paparan, Presiden RI dan rombongan kemudian menuju Masjid Nurul Yaqin Bertais Kecamatan Sandubaya untuk melaksanakan Sholat Jum’at dan dilanjutkan peninjauan pembagunan Huntap di Desa Pengempel Kota Mataram. (NM1)

Artikel sebelumyaSisi Lain Dibalik Kedatangan Jokowi di Lombok
Artikel berikutnyaDPTb Ditetapkan, Pemilih Berkurang?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here