PERISTIWA

Kecelakaan Kerja di Tambang AMNT, Seorang Karyawan Meninggal Dunia

366

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA BARAT — Na’as menimpa Agustiman (49) beralamatkan Jln Taman Sejahtera XII, No. 3 RT03/RW20 Kelurahan Pejeruk, Ampenan, Kota Mataram.

Diketahui Almarhum adalah salah seorang karyawan di perusahaan Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kecelakaan kerja tambang terjadi di wilayah Proyek Batu Hijau, AMNT pada Ahad (24/3) lalu sekitar pukul 09.58 Wita.

Dalam kecelakaan yang terjadi di Area MWM Laydon itu, telah menyebabkan nyawa seseorang melayang.

Saat ini kasus kecelakaan tersebut dalam penyelidikan Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumbawa Barat.

Baca Juga:  Waspada! Potensi Hujan Lebat di NTB datang Lebih Cepat

Tim tersebut sudah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hal ini diakui Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim setempat, AKP Muhaemin SIK.

Dituturkan, sebelum kejadian, Tim Elektrik sebanyak 4 orang ditugaskan melepas kabel Piktek di Area MWM Laydon.

Setelah itu Korban menaiki tiang untuk melepas kabel tersebut, rekannya Amin menunggu di bawah tiang.

Amin menyarankan agar korban tidak naik sendiri. Saran itu diikuti dan korban turun.

Baca Juga:  Perempuan Ini Tewas Ditikam Adik Iparnya Sendiri Saat Tertidur Pulas

Seketika korban terjatuh dengan kondisi terkelungkup. Selanjutnya korban dilarikan ke Klinik Buin Batu untuk diberikan tindakan medis. Sayangnya nyawa korban tidak tertolong.

Sementara itu, Anita Avianty, Head of Corporate Communications Manager PT. AMNT menyampaikan, bahwa pihaknya turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut.

“Atas nama keluarga besar perusahaan (PT AMNT), menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan kerja yang menimpa salah seorang karyawan PT Mac Mahon Indonesia yang merupakan aliansi PT AMNT,” tuturnya.

Baca Juga:  Waspada! Potensi Hujan Lebat di NTB datang Lebih Cepat

“Perhatian dan doa kami bersama dengan keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya lagi.

Anita mengaku, PT AMNT telah melaporkan kejadian ini kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dan saat ini, perusahaan melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan.

PT AMNT berkomitmen untuk terus melaksanakan dan meningkatkan standar keselamatan kerja yang tertinggi bagi para pekerja di areal tambang yang dikelola PT AMNT. (NM1)

Artikel sebelumyaRelawan Jokowi Sebut Kampanye Prabowo Rasa Pilkades
Artikel berikutnyaViral Terima Rp 500 Ribu, Papuk Irah : Semua Itu Bohong!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here