PERISTIWA

Sembilan Kabupaten di NTB Alami Kekeringan

78
Ilustrasi Kekeringan. (Foto/Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Sembilan Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami kekeringan. Ini salah satunya diakibatkan lantaran rendahnya curah hujan.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mengambil langkah cepat.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD NTB yaitu Sahdan, pihaknya telah mendroping air bersih bagi warga terdampak. Bahkan telah menyalurkan dana ke BPBD Kabupaten/Kota.

“Secara jangka pendek kita droping air bersih ke masyarakat terdampak. BPBD NTB memberikan dana ke BPBD Kabupaten/Kota untuk membeli air bersih lalu mereka yang droping,” jelasnya, Jum’at (22/10) di Mataram.

Dari sembilan Kabupaten/Kota yang dibackup terkait air bersih itu, Kabupaten Sumbawa, Lombok Barat dan Bima yang baru memanfaatkan persediaan dari Provinsi.

“Sementara KLU, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat (KSB), dan Dompu sedang menggunakan dana sendiri,” celetuk Gani Kabid Kedaruratan BPBD NTB.

“Agar tidak tumpang tindih. Dan Kota Bima cukup dengan dananya sendiri tidak perlu di backup,” tambahnya lagi.

Adapun langkah yang disiapkan untuk jangka panjang dalam menanggulangi kekeringan kedepannya. Antara lainnya, membuat sumur bor dan sumur gali.

Sumur itu ditempatkan pada daerah-daerah yang menjadi langganan kekeringan. Kemudian BPBD NTB berkoordinasi dengan Dinas PUPR menentukan titik-titik sumur bor yang dilaksanakan PUPR.

Untuk jangka panjang, BPBD mengusulkan atau berkoordinasi dengan BWS NTB dan PUPR serta balai PPW untuk pembuatan embung.

Termasuk cek dam dan bangunan penampungan air seperti spam pedesaan yang dibuat oleh Balai PPW NTB serta reboisasi hutan sebagai daerah konservasi air oleh Dinas LHK. (red) 

Artikel sebelumyaMau Nonton World Superbike? Ini Syarat dan Harga Tiketnya!
Artikel berikutnya341 Mahasiswa Poltekpar Lombok Diwisuda