PERISTIWA

Terseret Air Irigasi, Seorang Bocah di Sumbawa Meninggal Dunia

164

“BPBD Sumbawa Bantu Pencarian dan Evakuasi Korban”

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Malang menimpa Aidan (10), seorang bocah di Sumbawa yang masih duduk di kelas 4 sekolah dasar (SD).

Ia meninggal dunia setelah terseret derasnya arus air irigasi saat hujan lebat melanda Kota Sumbawa, pada Kamis (5/3) sore.

Berdasarkan informasi, kejadian ini berawal ketika korban bersama kakaknya bermain air di saluran irigasi belakang rumah mereka.

Tepatnya di wilayah Dusun Untir Gedong, Desa Uma Bringin, Kecamatan Unter Iwes. Tiba-tiba saja korban terbawa derasnya arus air.

Baca Juga:  Waspada! Potensi Hujan Lebat di NTB datang Lebih Cepat

Melihat hal itu, sang kakak pun beteriak untuk meminta bantuan warga sekitar.

Mendengar adanya orang minta tolong, warga mendatangi lokasi. Selain itu, warga juga menghubungi BPBD Kabupaten Sumbawa, Tim SAR serta Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk turut membantu pencarian korban.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Ir. A. Rahim yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dikatakan korban ditemukan hanyut di saluran irigasi wilayah Pemulung. Korban juga sudah langsung dilarikan menuju RSUD Sumbawa dan sempat di tangani olah pihak UGD. Namun nyawa korban tidak bisa di selamatkan.

Baca Juga:  Perempuan Ini Tewas Ditikam Adik Iparnya Sendiri Saat Tertidur Pulas

“Jenazah telah dipulangkan ke rumah duka. Kami dari pihak BPBD Sumbawa turut berduka atas kejadian yang menelan korban jiwa ini,” tukasnya. (red) 

Artikel sebelumyaSLBN 1 Sumbawa Ditunjuk Jadi Percontohan Sekolah Bersih dan Sehat
Artikel berikutnyaEmpat ASN di Sumbawa Terpilih Jadi Kepala Desa