POLITIK

Mesin Mulai Dipanaskan, Golkar Mantap Menuju 2024

175
Sekretaris DPD Partai Golkar NTB, Lalu Satriawandi

NUSRAMEDIA.COM — Mulai memanaskan mesin, itulah yang dilakukan Partai Golkar dalam menatap Pemilu 2024 mendatang. Langkah partai yang berlambangkan pohon beringin dikelilingi untaian padi dan kapas ini, bahkan menerapkan pola baru.

Terutama dalam merekrut bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan diterjunkan bertarung pada pemilihan 2024. Terlebih memastikan para caleg yang dierjunkan itu memiliki potensi besar. Khususnya, dalam meraup suara maksimal.

Sebelum menjadi Bacaleg, para kader dan pengurus Golkar yang ingin maju menjadi caleg, harus melewati seleksi fungsionaris. “Jadi sebelum jadi Bacaleg, kita melakukan rekrutmen fungsionaris dulu,” ungkap Sekretaris DPD Golkar NTB, Lalu Satriawandi, Selasa (29/3) di Mataram.

“Fungsionaris ini isinya adalah kader dan pengurus yang sangat potensial untuk dipromosikan sebagai Bacaleg,” imbuhnya. Untuk penyusunan fungsionaris sendiri, kata Satriawandi, sudah rampung dilakukan. Dimana daftarnya juga telah disampaikan ke DPP Golkar.

Baca Juga:  Zoltano Ribli Nahkodai Partai Berkarya Lombok Barat

“Rekrutmen fungsionaris legislatif sudah selesai,” tegas pria yang juga merupakan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat ini. “Sudah terpenuhi sesuai dengan ketentuan rekrutmen fungsionaris itu adalah sebanyak 200 persen dari jumlah kursi ditiap dapil,” tambahnya.

Fungsionaris ini diberikan beberapa tugas oleh partai. Antara lainnya mendukung dan melaksanakan program kerja partai. Kemudian, masih kata Satriawandi, yang terpenting juga, fungsionaris diharapkan mampu bekerja membesarkan partai.

Yakni disetiap jenjang atau tingkatan serta mensosialisasikan dirinya kepada masyarakat. Nantinya, hasil kerja tersebut akan dievaluasi oleh partai. Dimana nantinya juga akan sangat menentukan para fungsionaris itu apakah akan di caleg-kan atau tidak.

Baca Juga:  PDI-P KSB Target Tambah Kursi

“Dari tugas yang sudah diberikan itu, nanti seluruh fungsionaris ini akan dievaluasi kinerjanya,” ungkap Satriawandi. “Disana akan terlihat mana yang betul-betul bekerja dengan baik. Siapa yang memenuhi syarat, maka itulah nanti yang akan jadi 100 persen untuk dipasang jadi bakal calon legislatif,” sambungnya.

Dijelaskan Satriawandi, perekrutan fungsionaris untuk menjadi Bacaleg tersebut merupakan program yang diperintahkan oleh DPP. Dimana hal itu berdasarkan hasil Rapimnas, Munas dan Rakernas. Fungsionaris yang sudah direkrut itu juga sudah mencakup kuota keterwakilan 30% perempuan.

“Disamping konsolidasi partai sudah selesai sampai desa. Kemudian dilanjutkan dengan rekrutmen fungsionaris ini dan Alhamdulillah juga sudah selesai,” kata Satriawandi. “Bahkan sudah mulai langsung bekerja. Kenapa fungsionaris ini direkrut dari sekarang, supaya mereka cepat bekerja untuk dirinya sendiri dan untuk partai,” imbuhnya.

Baca Juga:  Muazzim Akbar Yakini PAN Sumbawa Menangkan Pemilu 2024

Tak hanya itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD NTB ini menegaskan, bahwa salah satu tugas penting dari fungsionaris itu adalah membantu partai mencapai target. Yaitu target rekrutmen anggota Partai Golkar sebanyak 20% dari jumlah DPT ditiap daerah.

“Dan tugas yang tidak kalah penting adalah mensosialisasikan Ketua Umum Golkar, Bapak Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden 2024,” tuturnya. “Agar elektabilitas Pak Ketum kami itu terus meningkat, hingga pada saatnya nanti menjadi capres dengan elektabilitas paling tinggi,” demikian Satriawandi menambahkan. (red) 

Artikel sebelumya30 Talenta Sepakbola Terbaik Mulai Jalani Training Center LFC
Artikel berikutnyaGelar Rakor, KPU Sumbawa Juga Sosialisasikan “Lindungihakmu”