POLITIK

Pilkada Serentak 2024, Lima Kandidat Cakada PDIP Akan Digodok

573

MATARAM — Berdasarkan hasil rapat kerja cabang (Rakercab) PDIP di 10 Kabupaten/Kota, lima nama di empat daerah mencuat diusulkan menjadi kandidat calon kepala daerah (cakada) yang akan diusung pada Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Mereka adalah Raden Nuna Abriadi-Lombok Utara, H Ruslan Turmuzi-Lombok Tengah, Kaharuddin Umar-Sumbawa Barat dan HL Budi Suryata untuk Sumbawa. Sedangkan HW Musyafirin yang kini menjabat sebagai Bupati KSB didorong menjadi Calon Gubernur/Wakil Gubernur NTB.

“Ini aspirasi dari bawah, buttom up dan ini sah. Nah, usulan ini akan kembali disampaikan dan dibahas dalam Rakerda (Rapat Kerja Daerah) DPD PDIP NTB yang (rencananya) akan digelar pada 22 Juni nanti,” kata HL Budi Suryata-Sekretaris DPD PDIP NTB kepada NUSRAMEDIA menanggapi hal tersebut.

Baca Juga:  Besok, Pengurus DPW dan DPD PAN se-NTB Dilantik

Dijelaskan pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Bintang Perjuangan Nurani Rakyat (BPNR atau Fraksi Gabungan) DPRD NTB itu, selanjutnya secara berjenjang, akan disampaikan lagi dalam Rakernas PDIP. “Jadi pengusulan ini memang dilakukan secara berjenjang di kepartaian,” tekannya.

Usulan akar rumput ini bukan keputusan final. Tetapi akan menjadi salah satu pertimbangan utama DPP dalam menerbitkan surat tugas saat perhelatan Pilkada Serentak 2024. Selain itu ada arahan khusus daerah-daerah yang menjadi kantong suara PDIP mengusulkan figur yang akan diusung.

Baca Juga:  Pilgub NTB 2024 Persaingan Meningkat : "Orang Bisa Nyalip Ditikungan"

Sehingga memudahkan DPP PDIP melakukan pemetaan kekuatan. Khusus dirinya sendiri untuk di Kabupaten Sumbawa, ia menyatakan kesiapan dan tunduk taat dengan perintah partai. “(Karena saya direkomendasikan) saya bismillah, sami’na wa atho’na, akan mengupayakan yang terbaik untuk melaksanakan itu,” tegasnya.

Bahkan dari 24 kecamatan yang ada di Sumbawa, bulat mendorong dirinya tampil. Budi menilai didorongnya dia tampil tidak lepas dari kiprah dan perjalanannya selama menjadi kader PDIP di Sumbawa. “Pertama mungkin saya dianggap senior, empat periode menjadi anggota dewan yakni 3 periode di DPRD Sumbawa dan sekarang satu periode di DPRD NTB,” kata Anggota Komisi V di Udayana ini.

Baca Juga:  Inilah Nahkoda Baru DPC PKB se-NTB

Sejumlah catatan positif itu dianggap melatarbelakangi dorongan pengurus PDIP di semua tingkatan di Sumbawa memintanya tampil di Pilkada Serentak 2024. “Jadi ini mekanisme dan hasil yang berjalan di masing-masing daerah,” demikian HL Budi Suryata. (red) 

Artikel sebelumyaGubernur NTB Diminta Libatkan DPRD Bahas dan Tetapkan Adendum Kontrak GTI
Artikel berikutnyaKPU Serahkan 1.746 Dokumen Penyelenggaraan Demokrasi NTB ke DPK