POLITIK

Sikapi Persoalan TKI, Dewan Dorong Bentuk Forum Diskusi Khusus!

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Nampaknya persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di tiap Provinsi Kabupaen/Kota di Indonesia ini tidak ada habisnya, termasuk di NTB sendiri. Bergam masalah yang dijumpai tempat dimana TKI/TKW bekerja, antara lainnya seperti mulai dari persoalan gaji, bahkan tak terlelakkan harus tersangkut masalah hukum.

Hingga kini, diakui pemerintah daerah bahkan pusat sendiri belum ada formula mengatasi persoalan TKI/TKW yang bermasalah di luar negeri, terutama bagi TKI/TKW yang non procedural (illegal).

Contohnya saja, seperti kasus TKW asal Sumbawa atas nama Sunarti sempat bermasalah dan dipenjara di Qatar lantaran dituduh mengambil barang milik majikannya. Namun informasi terakhir yang diserap media ini, kini TKW asal Kecamatan Alas itu telah dibebaskan.

Baca Juga:  H. Umar Hasan : Keterwakilan Masyarakat Pulau Sumbawa di Kepemimpinan NTB Tidak Boleh Putus !

Baru saja usai satu persoalan, kini TKI asal Lombok atas nama Zainul Watoni (31) merupakan warga Aik Bukak, Dusun Langalawe, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Dia dituntut hukuman mati (Hukuman Gantung) lantaran diduga membunuh seorang warga Malaysia.

Menanggapi persoalan ini khususnya TKI/TKW asal NTB yang bermasalah, akhirnya Anggota DPRD Provinsi NTB, H MNS Kasdiono angkat bicara.

Menurut dia, persoalan ini harus disikapi serius dan tidak boleh dibiarkan larut. Harus ada formula atau upaya nyata yang dilakukan secara bersama, yakni duduk bersama guna membahas lebih serius.

Baca Juga:  Pathul-Dinda Diprediksi Melaju Kencang di Pilgub NTB

Saat ini lanjutnya, sangat dibutuhkan adanya semacam forum diskusi yang membahas secara fokus terkait persoalan TKI/TKW khususnya asal NTB. Sehingga, setiap persoalan mendapatkan solusi.

“Perlu duduk bersama. Karena menyelesaikan persoalan TKI/TKW yang bermasalah ini tidak semudah yang dibayangkan. Terutama TKI/TKW yang non procedural atau illegal,” kata H Kasdiono, Jum’at 7 Desember 2018 di Mataram.

Kendati demikian, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB ini memberikan apresiasi di era kepemimpinan Zul-Rohmi (Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah) yang akan menyelesaikan fokus permasalahan TKI.

“Saya memberikan apresiasi di era Zul-Rohmi ini. Dan saya harap ada semacam forum diskusi dibentuk dengan melibatkan semua pihak terutama pihak-pihak terkait untuk kita kupas habis secara bersama-sama,” harapnya.

Baca Juga:  PKB Persilahkan Cakada Berkomunikasi dengan DPW dan DPC se-NTB

Khusus permasalahan TKI asal Lombok Tengah ini masih kata pria yang akrab disapa Haji Kas ini, diharapkan dapat dijadikan pembelajaran bersama. Sehingga diharapkan tak perlu ada lagi hal semacam ini terjadi. “Ini pelajaran bagi kita semua agar kasus serupa tidak terjadi lagi,” demikian Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTB ini.

Sebagai bentuk perhatian nyata serta keprihatinan, direncanakan dalam waktu dekat ini politisi senior asal Demokrat itu akan menyambangi pihak keluarga dari Zainul Watoni di kediamannya. (NM1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini