SOSMAS

Bertemu Guru Masa SMA, Gubernur NTB Cium Tangan Sugianto

144

LOMBOK BARAT — Sikap dan tutur kata santun maupun kerendahan hati Dr H Zulkieflimansyah sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat tidak diragukan lagi. Hal ini tentunya patut menjadi contoh untuk diikuti.

Betapa tidak, meski sebagai seorang pemimpin di NTB, nampaknya hal itu tidak menghilangkan sikap santun bahkan rasa hormat Zulkieflimansyah terhadap orang yang lebih tua darinya. Apalagi dengan seorang guru.

Kesekian kalinya, ada peristiwa haru serta menyejukan dipandang mata terjadi pada acara Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) NTB.

Dikesempatan ini, Bang Zul akrab Gubernur NTB disapa bertemu dengan H Sugianto yang tak lain adalah gurunya semasa SMA dulu. Kebetulan, gurunya menjadi peserta dalam pertemuan tersebut.

Bang Zul nampak kaget ketika mendengar nama Sugianto saat disebutkan sebagai peserta Muswil. Tepatnya pada sesi foto bersama Ketum LDII Pusat, KH Criswanto Santoso dan Ketua DPW LDII NTB, Abdullah A Karim serta pengurus dan peserta Muswil.

Baca Juga:  Mi6 Gelar Vaksinasi Masal Dosis Kedua

Saat melihat sosok tersebut, tanpa lama Bang Zul langsung menghampiri mantan gurunya sewaktu di SMA Negeri 1 Sumbawa. Suasana ruangan tampak begitu haru dan peserta berdiri sambil memberikan tepuk tangan.

Saat menundukkan kepala dan menciumi tangan gurunya tersebut, Bang Zul menanyakan kabar Sugianto. “Bagaimana kabarnya pak?,” tanya Gubernur. Kemudian Bang Zul merangkul dan mengabadikan untuk foto bersama dengan guru mata pelajaran IPA nya tersebut.

Bang Zul nampak terharu dan gembira. Ia menegaskan, momentum silaturahim dan pertemuan seperti ini dinilainya akan semakin memperkuat kebersamaan, sehingga terciptanya kehangatan dan keharmonisan.

“Momentum silaturahmi dan pertemuan seperti ini, semakin menguatkan kebersamaan kita sehingga tercipta kehangatan dan keharmonisan,” ucapnya Rabu (25/8) kemarin di Hotel Jayakarta, Lombok Barat.

Baca Juga:  Percepat Vaksinasi, Danrem 162/WB : "Pengarahan Masal Berbasis Desa dan Dusun"

BANG ZUL DIMATA MEREKA

Sebagai sang guru, Sugianto mengaku baru bertemu lagi dengan Zulkieflimansyah. Bahkan ia mengungkapkan gambaran sosok Bang Zul semasa sekolah dulu.

Zulkieflimansyah, kata dia, merupakan siswa lulusan (alumni) tahun 1989. “Alhamdulillah, dulu semasa SMA nya, ia (Bang Zul) sosok anak yang cerdas dan takjim,” kata Sugianto.

Pria kelahiran Yogyakarta itu juga mengungkapkan, bahwa dulu sewaktu menjadi kandidat pada Pilgub NTB lalu, Bang Zul pernah mengunjungi dan bersilaturahim dengan guru-gurunya.

“Salah satunya saya. Ia meminta restu untuk maju pada Pilgub, saya sebagai guru dan orang tua tentu merestuinya,” ucapnya saat ditemui disela-sela kegiatan Muswil LDII NTB.

Baca Juga:  DP3AP2KB NTB Harap Tete Batu Jadi Model Ramah Anak dan Perempuan

Selain itu, menurut pria yang sudah menetap di Sumbawa ini, Gubernur NTB adalah orang yang baik, sopan dan rendah diri. Tidak pernah melupakan orang tua dan ulama serta guru maupun sahabat-sahabatnya. “Walaupun jarang ketemu, beliau sering berkomunikasi walaupun menanyakan kabar kepada kami,” ungkap Sugianto.

Selain mantan gurunya, menurut kacamata Ketua Umum LDII Pusat, KH Criswanto Santoso, Bang Zul adalah sosok anak muda yang takzim.

“Beliau (Bang Zul) ini adik tingkat saya. Saat kuliah di Inggris. Kalau saya alumni New Of Castel, ia di University of Manchester,” papar Insinyur Teknik Perkapalan ini.

Usai ngobrol dan berbincang singkat dengan mantan gurunya, Gubernur Bang Zul berpamitan dan mencium tangan gurunya. Karena Bang Zul harus melanjutkan kegiatannya sebagai pimpinan daerah di NTB. (red) 

Artikel sebelumyaNTB Akan Diwarnai Berbagai Event Menarik
Artikel berikutnyaSampah Disulap Jadi Paving Block