SOSMAS

Cegah COVID19, Gubernur NTB : “Jaga Diri dengan Iman dan Imun”

64

LOMBOK BARAT — Pola hidup bersih dan sehat menjadi penting. Terlebih ditengah situasi pandemi COVID19 saat ini. Menyikapi persoalan COVID19, tentunya dibutuhkan dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak.

Termasuk dalam melakukan pencegahan agar virus mematikan tersebut tidak terus menyebar. Selain prokes, iman dan imun perlu diperhatikan. Oleh karenanya, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengajak masyarakat agar tetap menjaga iman dan imun ditengah pandemi saat ini.

Menurutnya, jika prokes, iman dan imun terjaga dengan baik, diyakininya penyebaran COVID19 dapat dicegah. Menjaga imun, dibutuhkan upaya nyata. Antara lainnya selalu mejaga kebugaran tubuh dengan berolahraga dan mengkonsumsi makan sehat.

Tak kalah pentingnya, menjaga iman dengan memperbanyak ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, yakni sholat lima waktu. Maka dari itu, “Jaga diri dengan Iman dan Imun” ditengah pandemi merupakan satu kesatuan yang harus tetap tumbuh dalam diri seseorang untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca Juga:  Sentra Jamur HBK Layak Diperluas

“(Mencegah) penyebaran COVID19 hanya bisa dilakukan dengan menjaga imun dengan olahraga serta makan-makanan sehat. Kemudian menjaga iman dengan memperbanyak ibadah kepada Tuhan salah satunya adalah sholat lima waktu,” tegas Gubernur.

Penegasan itu diungkapkan Bang Zul kerap Gubernur NTB disapa pada saat melakukan peletakan batu pertama pembanguan Masjid Nurul Karomah di Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, beberapa hari lalu.

Menurut dia, meningkatkan iman dengan perbanyak kegiatan ibadah adalah salah satu jawabannya. Sebab, ketika seseorang ingin menunaikan ibadah sholat tentu diwajibkan untuk berwudhu dan bersuci.

Baca Juga:  Jangan Ketinggalan! Yuk, Hadiri Pameran Inovasi Daerah NTB

Dalam berwudhu, tentu orang akan mencuci tangan, kaki, wajah dan bagian lainnya. Sehingga dengan kebiasaan itu, kata Bang Zul, maka masyarakat akan tetap dalam keadaan bersih serta bisa terhindar dari virus Corona. “Tentu juga harus diperkuat dengan mematuhi segala protokol kesehatan,” ucapnya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di NTB itu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan positif. “Percuma masjid dibangun besar dan megah tapi hanya sedikit yang beribadah dan memakmurkannya,” demikian Bang Zul.

Sementara itu, Kepala Desa Giri Sasak, Hamdani mengungkapkan bahwa kehadiran gubernur di desa tersebut merupakan kebahagiaan yang dirasakan oleh masyarakat. Karena menurutnya, jarang sekali seorang pemimpin apalagi seperti gubernur yang mau hadir hanya untuk meletakan batu pertama pembangunan masjid.

Baca Juga:  DP3AP2KB NTB Dorong Partisipasi Perempuan Lingkar Sirkuit Mandalika

“Mewakili suara hati masyarakat, saya tidak menyangkan bahwa pak gubernur hadir di desa kami. Alhamdulillah antusias masyarakat untuk melihat sosok gubernur secara langsung sangat besar,” ungkap Kades dua periode tersebut.

Ia menjelaskan, pembangunan masjid merupakan inisiatif dari masyarakat dusun tanah putik untuk segera memiliki mesjid yang agak luas. Adapun sumber dana sampai saat ini merupakan sumbangan dari masyarakat setempat.

Mereka ada yang sumbang semen, pasir, batu dan lain sebagainya. “Selain itu, karena pak Gubernur langsung hadir di tempat kami. Alhamdulillah, kami juga mendapatkan tambahan dana pembangunan dari Pemerintah Provinsi NTB,” demikian. (red)

Artikel sebelumyaJohan Rosihan : “Tidak Ada Pembahasan Jabatan Presiden Tiga Periode”
Artikel berikutnyaBelasan Pejabat Lingkup Pemprov NTB Dirotasi