SOSMAS

Janda Pahlawan dan PMKS Diberikan Bansos

50
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany saat menyerahkan bansos bagi Janda Pahlawan serta PMKS di momentum Peringatan Hari Pahlawan tahun 2021.

NUSRAMEDIA.COM — Janda Pahlawan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mendapatkan bantuan sosial. Penyerahan bansos dilakukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah-Dewi Noviany.

Yaitu diantaranya, PMKS Disabilitas, PMKS Lansia, PMKS Anak Miskin Terklantar serta PMKS Pekerja Migran Bermasalah. Bansos diberikan saat momentum Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2021 di Lapangan Kantor Bupati Sumbawa.

Adapun rinciannya, untuk Janda Pahlawan masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 5.500.000 dengan jumlah penerima sebanyak 9 orang. Kemudian PMKS Disabilitas masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.200.00, dengan jumlah penerima sebanyak 40 orang.

PMKS Lansia masing-masing mendapatkan bantuan sebesar sebesar Rp 1.200.00, dengan jumlah penerima sebanyak 45 orang. Selanjutnya PMKS Anak Miskin Terlantar masing-masing mendapatkan bantuan sebesar sebesar Rp 1.200.00, dengan jumlah penerima sebanyak 30 orang.

Baca Juga:  Pemuda dan Mahasiswa NTB Diajak Tingkatkan Skill Pemahaman Teknologi

PMKS Pekerjaa Migran Bermasalah (KTKPM) masing-masing mendapatkan bantuan sebesar sebesar Rp 1.200.00, dengan jumlah penerima sebanyak 30 orang. Dalam Peringatan Hari Pahlawan ini, Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Sumbawa menyampaikan, perjuangan sesungguhnya saat ini adalah memberantas kemiskinan dan kebodohan. “Semangat, tekad dan keyakinan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan, harusnya dapat menginspirasi,” katanya.

“Bahkan harus dapat menggerakkan untuk mengemban misi bersejarah mengalahkan musuh bersama yang sesungguhnya saat ini, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas,” ujarnya. Ia meyakini bahwa Indonesia, mempunyai potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.

Baca Juga:  PKS NTB Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Hal tersebut dikarenakan sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis menjadi kelebihan tersendiri yang dimiliki. “Dalam 20 tahun mendatang (2020 – 2040) kita akan memasuki bonus demografi yaitu periode dimana akan terdapat lebih banyak tenaga kerja produktif yang bermanfaat untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan,” imbuhnya.

Namun disisi lain, juga terdapat kecenderungan berkurangnya lapangan pekerjaan yang harus diantisipasi dengan cerdas dan seksama. “Kenyataan ini harus kita hadapi dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya. Kita pasti bisa, karena Tuhan kita Maha Kaya dan Maha Adil,” tambahnya.

Baca Juga:  PKS NTB Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Untuk itu, ia berpesan agar seluruh lapisan masyarakat bersama-sama bahu-membahu dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab serta penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di setiap langkah kehidupan. “Setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun, dan bahkan bisa pula memulai dengan menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya dan komunitasnya,” pungkasnya.

Selain memberikan Bansos, Bupati bersama Wabup Sumbawa juga berkempatan mengunjungi kediaman veteran yang tidak sempat hadir mengikuti upacara. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas jasa veteran dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (red) 

Artikel sebelumyaNyatakan Siap Bertarung, Burhanudin Akan Rebut Demokrat NTB
Artikel berikutnyaAPBD NTB 2021, Perbaikan Jalan Baturotok-Lenangguar Rp 17 Miliar