SOSMAS

Kadis Perindustrian NTB Buka Giat Pendampingan Kerajinan Tenun di Desa Poto

95

NUSRAMEDIA.COM — Kepala Dinas Perindustrian NTB, Hj Nuryanti menghadiri sekaligus membuka giat pendampingan kerajinan tenun di Dusun Bekat, Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Rabu (22/9) kemarin.

Kehadiran Kadis Perindustrian dalam kesempatan itu juga didampingi oleh Kabid Pembangunan Sumberdaya Industri, L Luthfi, Kabid Sarpras, L Siswadi Handayani dan Kepala Balai Kemasan, Aryanti Dwiyani.

Adapun 10 orang perwakilan tiap dusun di Desa Poto ini mengikuti giat tersebut. Selain melakukan pendampingan, sebagaimana diungkapkan Kadis Perindustrian NTB, Hj Nuryanti, ini juga dalam rangka melakukan monitoring terpadu ke beberapa IKM dan sentra-sentra di Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga:  Rahman Ansori Ingatkan Pentingnya Peran Pemuda Menginternalisasikan Nilai Luhur Pancasila

Sekaligus, melakukan verifikasi, pemetaan desa industri provinsi di NTB. Oleh karenanya, khusus pengrajin tenun di Desa Poto, ia beharap kedepannya mampu membangun mini pabrik tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). “Dan berkembang menjadi sentra Tenun ATBM,” tuturnya.

Nuryanti mengaku terus mendorong para pengrajin tenun di NTB umumnya, Kabupaten Sumbawa khususnya untuk tetap meningkatkan kemampuannya. Disisi lain dipertegasnya, bela beli produk lokal adalah semangat yang dinilainya tak boleh luntur.

Rasa bangga akan menggunakan produk lokal harus tertancap kuat. Oleh karenanya, pengrajin tenun diharapkan dapat terus berkembang, bahkan dapat datang dari kalangan kaum millenial.

Baca Juga:  AORTA NTB Peduli Korban Kebakaran Bima

Khusus di Sumbawa, penggunaan tenun sangat sejalan dengan harapan Bupati Sumbawa. Dimana Selasa dan Kamis diharapkan pakaian tenun dapat digunakan dilingkup Pemda, bahkan di sekolah. “Maka perlu didukung kesiapan IKM setempat,” demikian Hj Nuryanti. (red)

Artikel sebelumyaPENCEGAHAN PERUNDUNGAN BERBASIS SEKOLAH
Artikel berikutnyaPemprov NTB Didorong Hadirkan Mall UMKM