SOSMAS

LIRA Bakal Gelar Pengukuhan dan Seminar Nasional

94

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) akan menggelar pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIRA NTB.

Pelantikan akan digelar di Ball Room Same Hotel, Rembiga, Mataram pada Kamis, 12 Maret 2020 mendatang.

Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) NTB, Syamsuddin mengatakan kegiatan tersebut juga akan diisi seminar nasional bertema “Indonesia Kuat Tanpa Hoax, Radikalisme dan Intoleransi pada Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.”

Baca Juga:  DP3AP2KB NTB Harap Tete Batu Jadi Model Ramah Anak dan Perempuan

Dengan menghadirkan sejumlah narasumber yg memiliki kapasitas yang mumpuni yakni : BPIP (Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA. P.HD), Kemendagri (Drs. Moh. Hamda, SE. M.Si), Sahabat Mahfud MD (Firman Syah Ali, SH. M.Si), Ketua DPP MOI Bid. Networking (Ikhsan Tualeka, S.IP, M.IK).

Kemudian, KPK RI Bidang Informasi & Data KPK RI, Kemenkominfo RI, Presiden DPP LSM LIRA, Sekjen DPP KSPSI, Gubernur NTB (DR. H Zulkifliansyah), Kapolda NTB dan Kajati NTB.

“Selain itu akan digelar juga deklarasi bersama Indonesia Kuat Tanpa Hoax, Radikalisme dan Intoleransi,” katanya Selasa, 10 Maret 2020.

Baca Juga:  HBK Peduli Akan Gelar Vaksinasi Gratis bagi Masyarakat di Pulau Lombok

LIRA diketahui merupakan gerakan masyarakat sipil yang ingin dan terus berkonstribusi bagi demokrasi dan good government Indonesia.

Sejak lama LIRA menjadi mitra kritis pemerintah yang selalu memberikan masukan dan kritik yang konstruktif terhadap sejumlah kebijakan pembangunan agar bertambah baik.

Visi dan misi terbentuknya LIRA untuk membangun semangat nasionalisme, memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme bagi kehidupan masyarakat.

Syamsuddin mengatakan, LIRA memiliki Panca Prasetya LIRA yang berjuang mewujudkan pemerintahan yang transparan, bermoral dan mengawal proses perubahan. LIRA juga memiliki komitmen mempertahankan NKRI.

Baca Juga:  Kadis Perindustrian NTB Buka Giat Pendampingan Kerajinan Tenun di Desa Poto

Selain dikenal antikorupsi, LIRA juga memiliki komitmen yang tertuang dalam Panca Prasetya dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi maupun golongan.

“LlRA juga menjunjung tinggi harkat, martabat, kehormatan dan nama baik bangsa, jujur, bertanggungjawab, menghindari diri dari perbuatan tercela apalagi melanggar tata nilai dan hukum,” pungkasnya. (red) 

Artikel sebelumyaTerima 76 Pengaduan, BNI Sumbawa Siap Tangani Nasabah Korban Skimming
Artikel berikutnyaBang Zul Uji Coba Motor Listrik Buatan Anak NTB