SOSMAS

Menuju WBK, Imigrasi Sumbawa Siap Lakukan Terobosan di 2020

276

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Kantor Imigrasi Kelas II TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Sumbawa akan melakukan sejumlah terobosan di tahun 2020. Selain untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, juga  diharapkan agar mampu menjadi dasar untuk meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa, Pungki Handoyo mengatakan, berbagai inovasi akan diupayakan dilakukan di tahun 2020. Seperti pelayanan jemput bola untuk wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mengingat pembentukan Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi di daerah setempat masih berjalan.

Baca Juga:  Mi6 Gelar Vaksinasi Masal Dosis Kedua

“Kami melakukan pelayanan jemput bola di KSB. Rencananya akan diadakan setiap tanggal 20 di setiap bulannnya sampai berdirinya UKK tersebut. Nantinya akan ditempatkan petugas khusus dengan peralatannya,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/1).

Selain jemput bola, pihaknya juga akan melayani pasien yang berada di Rumah Sakit melalui sistem on call. Ini digalakkan untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang hendak dirujuk ke luar negeri.

“Yang kedua saya coba, untuk pelayanan ke rumah sakit akan tetap diteruskan. Mungkin di bulan maret akan mulai kembali, untuk memfasilitasi yang ada di sana bisa pasien atau dokter atau keluarga pasien. Tapi tetap titik beratnya untuk pasien yang ingin dirujuk ke luar negeri. Kemarin kita untuk pelayan di rumah sakit ini baru satu orang karena sampai saat ini kan on call. Mereka menghubungi baru kita dating,” tambahnya.

Baca Juga:  Percepat Vaksinasi, Danrem 162/WB : "Pengarahan Masal Berbasis Desa dan Dusun"

Dijelaskannya, sejumlah program yang ada, baik yang sudah berjalan maupun yang akan terlaksana dalam waktu dekat ini agar Kantor Imigrasi Sumbawa dapat menjadi instansi zona integritas menuju WBK.

“InsyaAllah di tahun ini kita bisa mendapatkan WBK. Kemarin saya ke Jakarta terkait zona integritas banyak sekali memang perubahan yang kita lakukan secepat mungkin dalam memberikan pelayan yang lebih baik lagi dengan beberapa item yang kita tambahkan. Ini salah satunya program untuk menuju WBK itu,” tuksanya. (red)

Baca Juga:  Kadis Perindustrian NTB Buka Giat Pendampingan Kerajinan Tenun di Desa Poto
Artikel sebelumyaWabup “Semprot” OPD
Artikel berikutnyaInilah Isi Rekomendasi DPRD NTB Soal Perubahan Nama Bandara