SOSMAS

Nasir Apresiasi Respon Cepat Pemprov NTB

59

MATARAM — Langkah cepat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dalam hal ini Gubernur NTB memperketat daerah hingga menerbitkan SE PPKM Berbasis Mikro menyikapi COVID19 terus mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Setelah sebelumnya Wakil Ketua DPRD NTB, H Mori Hanafi, kini apresiasi serupa terhadap Pemprov datang dari anggota DPRD NTB Fraksi PAN asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbawa-Sumbawa Barat, yaitu Muhammad Nasir.

“Kami tentu mengapresiasi atas langkah cepat dan tepat yang telah diambil oleh pemerintah provinsi nusa tenggara barat dalam menyikapi persoalan COVID19 ini dengan memperketat NTB. Lebihnya lagi telah mengeluarkan SE PPKM Berbasis Mikro,” ujarnya, Rabu (7/7) di Mataram.

Baca Juga:  HBK Peduli Akan Gelar Vaksinasi Gratis bagi Masyarakat di Pulau Lombok

Menurutnya, dengan diberlakukan PPKM Berbasis Mikro di NTB perlu dilaksanakan dan diikuti oleh semua pihak. Terlebih kabarnya COVID19 kini telah bermutasi ke varian delta. Dimana hal ini, cukup menjadi perhatian bersama untuk diantisipasi.

Oleh karenanya, dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemprov NTB harus didukung. Ini demi kebaikan bersama sekaligus menekan laju COVID19 di provinsi nusa tenggara barat.

“Ini demi kebaikan kita bersama. Karena ini menyangkut nyawa manusia, masyarakat kita. Apalagi penularan COVID19 ini cukup cepat. Ditambah lagi kabarnya (COVID19) sudah berubah ke varian delta,” kata Nasir.

Baca Juga:  IKA Unram Bekali Milenial NTB Bertani Kreatif Dimasa Pandemi

Lebih lanjut, dia juga mengajak masyarakat NTB agar tetap mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Tetap gunakan masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir. Mari kita cegah penyebaran COVID19 dengan tetap mengedepankan prokes,” demikian Muhammad Nasir.

Untuk diketahui, Gubernur NTB menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

SE dengan Nomor : 180/07/Kum/Tahun2021 tentang PPKM berbasis mikro di NTB itu tak lain dimaksudkan untuk menyikapi penyebaran COVID19. Terlebih pemerintah pusat juga telah memberlakukan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali. (red) 

Baca Juga:  Mi6 Gelar Vaksinasi Masal Dosis Kedua
Artikel sebelumyaRSUD NTB Terus Berupaya Berikan Pelayanan Terbaik
Artikel berikutnyaPPKM di NTB Jangan Sampai Rugikan Masyarakat