SOSMAS

NTB Akan Hadirkan Pabrik Pengolah Sampah dan Bata Ecobrick

71

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan membangun Pabrik Pengelolah Sampah menjadi bahan bakar solar ramah lingkungan dengan sistem pirolisi dan Pabrik Bata Ecobrick di Kabupaten Lombok Barat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah saat mengunjungi Bank Sampah Gelisah (Gerakan Lingkungan Sampah Nihil) yang berlokasi di Kampung Banjar Ampenan, Rabu (16/6). “Untuk menjaga kontiunitasnya sampah harus ada pabriknya “ungkap Ummi Rohmi.

Sementara pabrik sampah dibangun, Ummi Rohmi menyebutkan kunci utama dalam pengelolaan sampah adalah pilah sampah dari rumah. Apabila masyarakat sudah melakukan pemilahan sampah dari rumah, mulai dari sampah organik, sampah anorganik dan sampah bahan berbahaya dan beracun.

Baca Juga:  HBK Peduli Akan Gelar Vaksinasi Gratis bagi Masyarakat di Pulau Lombok

Maka dapat dipastikan pemanfaatan sampah menjadi sumberdaya dapat direalisasikan oleh masyarakat. “Kalau sampah sudah dipilah, baru kita bisa membuatnya bermanfaat. Kalau yang organik bisa dibuat menjadi pupuk organik, sisa yang lain dapat dibawa ke bank sampah untuk diolah kembali,” kata Ummi Rohmi.

Selain itu, pendiri Bank Sampah Gelisah, Lailatul Ulfa, mengungkapkan bahwa masyarkat Kampung Banjar sudah mulai bergerak melakukan pemilahan sampah.

“Pemilihan sampah sudah dilakukan oleh masyarakat, masalah sampah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun bersama kita gotong royong dalam mengelola sampah untuk menjadi sumber daya,” tutup Ulva. Ummi Rohmi juga melakukan peninjauan ke Rumah Ingez di Kelurahan Mataram Barat dan Bank Sampah Organik Andalan. (red) 

Baca Juga:  Percepat Vaksinasi, Danrem 162/WB : "Pengarahan Masal Berbasis Desa dan Dusun"
Artikel sebelumyaDiminta Intensif Bergerak, Abdul Hadi Siap Laksanakan Perintah Partai
Artikel berikutnyaMulai Memanas, DPRD Geram dengan Sikap Gubernur NTB