SOSMAS

Ombudsman NTB Rayakan HUT bersama Tenaga Medis

257

MATARAM — Jum’at (12/3) kemarin, Ombudsman RI Perwakilan NTB mengunjungi tenaga medis yang ada di RSU Kota Mataram dan RSU Provinsi NTB. Selain memberikan support kepada para tenaga medis lantaran belum usainya pandemi COVID19, silaturahim Ombudsman NTB ini juga bermaksud merayakan HUT Ombudsman RI yang ke 21 bersama para tenaga medis.

Kedatangan Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB bersama asisten Ombudsman setempat, diterima langsung dengan hangat oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan Zuhhad dan Plt Wadir Bidang Pelayanan RSUD Kota Mataram, yakni Tris Cahyoso dan sejumlah tenaga kesehatan lainnya.

Baca Juga:  Taman Bugis dan Jembatan Kerangka Baja Dipercantik

Sedangkan di RSUP NTB, rombongan Ombudsman RI Perwakilan NTB diterima Wakil Direktur Pelayanan-Agus Rusdhy Hamid bersama sejumlah tenaga kesehatan.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB, Adhar Hakim menegaskan bahwa perawat kesehatan adalah petugas pelayanan publik yang paling beresiko besar terpapar COVID19.

Berdasarkan catatan yang diterima, kata dia, sejumlah tenaga medis, baik di RS Kota Mataram maupun RSUP NTB dalam menjalankan tugas terpapar COVID19. Hal ini adalah resiko berat yang harus mereka hadapi. Sejak merebaknya pandemi COVID19 satu tahun lalu, tercatat sedikitnya 40 tenaga kesehatan di RS Kota Mataram sempat terpapar virus tersebut. Sedangkan petugas medis di RSUP NTB mencapai 80 orang tenaga kesehatan. Hal ini mengundang keprihatinan dan empati Ombudsman RI Perwakilan NTB.

Baca Juga:  Sosialisasi Perpres 55/2022 di Sumbawa

“Menurut saya, berapapun anggaran yang kita miliki, dan berapapun jumlah petugas, tidak akan sanggup mengatasi COVID19 jika jumlah yang terpapar COVID19 terus mengalir ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ada,” kata Adhar Hakim. “Karena itu menjadi penting penegakan prosedur tetap kesehatan di semua tempat di luar rumah sakit agar jumlah korban yang mengalir ke rumah sakit dapat ditekan,” imbuhnya sembari mengajak setiap warga ikut membantu meringankan tugas para tenaga perawat dengan tetap menjaga protokol kesehatan. (red) 

Baca Juga:  MXGP Sumbawa dan Lombok Disambut Baik
Artikel sebelumyaKabar Baik, AMI NTB Diresmikan : SDM Lokal Jadi Perioritas!
Artikel berikutnyaSeorang Bocah Perempuan Ditemukan Meninggal di Kali Wilayah Pujut