SOSMAS

Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Hasilkan Konten Tayangan Berkualitas

74
Wakil Ketua KPID NTB, Afifuddin Adnan (kiri) dan Kepala Diskominfotik NTB, Dr Najamuddin Amy (kanan)

MATARAM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menaruh harapan besar kepada media siaran lokal. Oleh karenanya, tayangan media penyiaran publik lokal terus didorong.

Dengan begitu diharapkan dapat menyajikan informasi yang berkualitas serta diminati masyarakat. Hal itupun ditegaskan oleh Kepala Diskominfotik NTB, Dr Najamuddin Amy.

Menurut dia, Pemprov NTB tetap memerankan media penyiaran lokal televisi dan radio dalam penyebarluasan informasi dan publikasi pembangunan daerah.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah, pihaknya juga terus mendorong kolaborasi dan memperkaya sinergi agar menghasilkan konten tayangan berkualitas.

“Misalnya publikasi program unggulan ditiap OPD agar masyarakat mengetahui kerja dan kehadiran pemerintah,” kata pria kelahiran KSB yang hadir sebagai narasumber Program Televisi Berugaq di TVRI NTB, Senin (30/8) kemarin.

Baca Juga:  DP3AP2KB NTB Harap Tete Batu Jadi Model Ramah Anak dan Perempuan

Ia menambahkan, jika persoalannya adalah kreatifitas konten, Doktor Najam mencontohkan layanan pengaduan masyarakat NTB Care.

Dimana, kata mantan Karo Humas dan Protokol Setda NTB itu, dapat saja dibuat tayangan reality show saat pemerintah langsung hadir dan turun tangan menyelesaikan persoalan.

Hal ini agar masyarakat memahami realitas sosial yang terjadi sekaligus mengabarkan kehadiran pemerintah. Begitupula segmen pendidikan yang bisa dibuat sebagai acara televisi dengan konsep lebih kreatif.

Kemudian, Agus Purbatin Hadi-Ketua Program Studi Komunikasi Universitas Mataram menyarankan, jurnalisme warga juga dapat menarik minat masyarakat menyimak tayangan televisi lokal terutama kaum milenial.

Baca Juga:  Yuk Daftar! ESPE Syndicate Siap Gelar Pemilihan Raja dan Ratu Dangdut NTB

“Inklusi media digital terus bersaing dengan media terestrial. Tuntutan migrasi digital ini juga peluang dan tantangan agar televisi tetap eksis dengan pesan TV lokal juga milik mereka,” ujar Hadi singkat.

Sementara itu, Wakil Ketua KPID Provinsi NTB, Afifudin Adnan mengatakan, lembaganya selain bertanggungjawab mengawasi konten siaran juga memastikan eksistensi televisi lokal dapat terus bertahan.

Selain dari sisi konten tayangan yang dinilainya sudah mewakili kebutuhan masyarakat, keberpihakan pemerintah dan stakeholders lain dalam pengembangan televisi lokal harus diperkuat.

Baca Juga:  HBK Peduli Akan Gelar Vaksinasi Gratis bagi Masyarakat di Pulau Lombok

“Bisnis media televisi tidak murah. Konvergensi media juga solusi untuk bersiaran dan mencari dana iklan untuk produksi tayangan,” kata pria yang akrab disapa Afif ini.

Selain itu, dia menambahkan, secara regulasi pihaknya terus mendorong agar Siaran Sistem Jaringan (SSJ) dapat memberikan manfaat bagi masyarakat mulai kebijakan jam tayang dan anggaran produksi konten lokal. (red) 

Artikel sebelumyaRusli Manawari : “Jangan Sampai Rugikan Rakyat”
Artikel berikutnyaDewi Tete Batu Siap “Tempur”