SOSMAS

Pengurus Baru Harus Mewariskan Kebaikan

141

MATARAM — Islamic Center (IC) adalah warisan luar biasa bagi masyarakat NTB. Pengurus baru IC periode 2021 – 2026 yang hari ini dilantik diharapkan dapat mengembangkan ikon pusat peradaban Islam itu.

“Memelihara memang tidak gampang, tapi kalau fokus dikelola dan digarap dengan keseriusan artinya pengurus IC yang baru ikut mewariskan pengembangan yang akan dilakukan,” kata Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah di Graha Bhakti Praja, Jum’at (25/6) di Mataram.

Gubernur Bang Zul mengatakan, IC yang sekarang menjadi destinasi wisata unggulan NTB dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan sebagai destinasi khas tersendiri dalam rencana tur mereka.

Baca Juga:  HBK Peduli Akan Gelar Vaksinasi Gratis bagi Masyarakat di Pulau Lombok

Sementara itu, Sekretaris Daerah yang juga Ketua Dewan Pengurus Islamic Center, HL Gita Ariadi mengatakan, penataan dan pengembangan tiga fungsi utama IC segera akan dipetakan sebagai prioritas.

Berbagai fasilitas dan kegiatan pendukung langsung dikoordinasikan, terlebih dengan adanya Unit Pengelola Teknis Dinas Pariwisata sebagai destinasi wisata unggulan.

“Untuk pengelolaan fungsi tempat ibadah dan pemberdayaan ummat kita bisa belajar dari pengelolaan mesjid mesjid besar di Indonesia. Penekanannya kita harus segera menyelesaikan fasilitas pendidikan dan budaya Islam selain sekarang IC sudah menjadi destinasi wisata unggulan,” ujar Miq Gita di depan para pengurus IC.

Baca Juga:  Sentra Jamur HBK Layak Diperluas

Dijelaskan Miq Gita, kepengurusan sekarang berbeda karena mengurusi tiga fasilitas yakni Mesjid Hubbul Wathan, fasilitas pendidikan dan Mesjid Raya AtTaqwa. Perbaikan dan pemeliharaan fasilitas akan langsung ditangani oleh pengurus ex officio dari OPD terkait.

Begitu pula dengan kegiatan keagamaan dan budaya dalam rangka memakmurkan mesjid. Selain itu ada pula perubahan alih fungsi semula seperti ballroom dan kegiatan ibadah lain yang dipindahkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung Islam Center. (red) 

Baca Juga:  Kadis Perindustrian NTB Buka Giat Pendampingan Kerajinan Tenun di Desa Poto
Artikel sebelumyaGubernur NTB Dukung Unter Iwis dan Batulanteh
Artikel berikutnya50% Lebih Posyandu di NTB Menjadi Posyandu Keluarga