SOSMAS

Program Sembako 2020, Bupati Harapkan Sikap Proaktif Kecamatan dan Desa/Kelurahan

107

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Bupati Sumbawa diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Muhammad Ikhsan M.Pd membuka secara resmi Sosialisasi Pengembangan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi Program Sembako, Selasa (11/02) di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa. Turut hadir pada kegiatan tersebut Pimpinan OPD, Pimpinan Cabang BRI Sumbawa, Perwakilan Kapolres Sumbawa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan bahwa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan sosial pangan dalam bentuk tunai yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan untuk membeli bahan pangan di pedangan pangan/E-warong yang bekerja sama dengan Bank dan Bulog.

Baca Juga:  MUI NTB Gelar Rakerda di Sumbawa

Dikatakan, transformasi BPNT menjadi program sembako dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat. Disampaikan, Program BPNT yang akan bertransformasi menjadi program sembako ini juga memberikan kontribusi pada penurunan persentase penduduk miskin di KabupatenSumbawa yang masih berada pada angka 16,73% di tahun 2015, dapat ditekankan menjadi 14,08% pada tahun 2018, bahkan menjadi 13% pada tahun 2019.

“Capaian ini tidak lepas dari intervensi berbagai program bantuan sosial, baik yang bersumber dari APBDKabupaten Sumbawa, maupun yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, seperti Program Keluarga Harapan, Kelompok Usaha Bersama, Kredit Sahabat bagi petani miskin, termasuk Program Bantuan Pangan Non Tunai yang akan bertransformasi menjadi program sembako ini”. Ujarnya.

Baca Juga:  DP3AP2KB NTB Harap Tete Batu Jadi Model Ramah Anak dan Perempuan

Diakhir sambutannya, Bupatiberharap keseriusan terutama perangkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan untuk proaktif berpartisipasi dalam proses inventarisasi penerima manfaat program sembako, agar ke depan program ini dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran, tentunya berdasarkan data-data yang valid dan akurat. (red) 

Artikel sebelumyaMuncul Selly-Baihaqi, PDIP Mataram Tegaskan Selly-Manan Final!
Artikel berikutnyaWagub dan Komunitas “Aku Wanita Bahagia” Bahas Internet Sehat