SOSMAS

Relawan Inspirasi Rumah Zakat Inisiasi Gerakan Subuh Berjama’ah

49

LOMBOK TENGAH — Hal yang patut diancungi jempol. Pasalnya, Relawan Inspirasi Rumah Zakat (RIRZ) menginisiasi Gerakan Subuh Berjama’ah di Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.

Gebrakan yang dilakukan Relawan Inspirasi Rumah Zakat ini, merupakan yang perdana di desa tersebut. “Gerakan Subuh Berjamaah yang terlaksana di Dusun Pidendang ini merupakan yang perdana,” kata Azis Satris Putra-Relawan Inspirasi Rumah Zakat.

Menurutnya, giat yang diinisiasi oleh pihaknya sangat positif, yang mana masyarakat setempat dinilainya sangat antusias. “Alhamdulillah masyarakat terlihat antusias, mulai dari jamaah dari kalangan orang tua, remaja dan anak-anak,” ujar Azis.

Baca Juga:  Kadis Perindustrian NTB Buka Giat Pendampingan Kerajinan Tenun di Desa Poto

“Kegiatan ini sangat positif, masyarakat juga menyambut antusias, pertama kali masjid kami ramai seperti ini diwaktu subuh. Kita usahakan kegiatan ini berjalan setiap pekan,” tambahnya lagi.

Diungkapkannya, pada saat pengajian diisi langsung oleh TGH Abdul Hakam Pringgarata. Pada materi ini, kata Azis, lebih ke keuatamaan sholat berjamaah di masjid.

“Tuan Guru mengingatkan agar selalu mengutamakan sholat berjamaah, terutama diwaktu subuh dan berdzikir. Karena pahalanya sama dengan ibadah sunnah sepanjang tahun,” kutipnya.

Baca Juga:  Mi6 Gelar Vaksinasi Masal Dosis Kedua

Pada dasarnya, lebih lanjut disampaikan Azis, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan membiasakan masyarakat untuk tetap sholat subuh berjamaah di masjid.

“Alhamdulillah, ini masjid keempat yang melaksanakan kegiatan Gerakah Subuh Berjamaah di Desa Sepakek. Kegiatan yang berjalan setiap pekan ini, bertujuan agar kita terbiasa sholat berjamaah di masjid,” tegasnya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada donatur, masih diberikan percayaan oleh donatur yang berinfak sedekah melalui Rumah Zakat, sehingga kegiatan ini bisa berjalan,” demikian tambah Azis. (red) 

Baca Juga:  Percepat Vaksinasi, Danrem 162/WB : "Pengarahan Masal Berbasis Desa dan Dusun"
Artikel sebelumyaBEF Akan Kembangkan Potensi Mangrove di Mandalika
Artikel berikutnyaWagub NTB : Jangan Sampai Masyarakat Mampu Peroleh Bantuan