SOSMAS

Satpol PP Sumbawa Tertibkan Sejumlah PKL

79

NUSRAMEDIA.COM — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sumbawa menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan diatas trotoar sepanjang jalan protokol, pada Rabu (3/11). Ini dilakukan karena keberadaan PKL tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan, terutama para pejalan kaki.

Penertiban dipimpin langsung Sekretaris Satpol PP Sumbawa, Adiman S.STP didampingi Kasi Operasi dan Pengendalian Mukhtamarwan, S.Pt. beserta beberapa pejabat fungsional, PTI dan anggota pleton II dan Pleton III. Kasat Pol PP Sumbawa, H Sahabuddin S.Sos., M.Si membenarkan hal tersebut. Dikatakan, sebelum penertiban, para pedagang sebelumnya sudah diberikan peringatan.

Baca Juga:  Pemuda dan Mahasiswa NTB Diajak Tingkatkan Skill Pemahaman Teknologi

Namun yang bersangkutan tetap membandel, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas. Yakni dengan mengamankan dua rombong rokok yang ditinggalkan pemiliknya di atas trotoar depan RSUD Sumbawa. Kemudian satu rombong yang berada di ujung UGD RSUD Sumbawa dibongkar sendiri oleh pemiliknya. “Terhadap pemilik rombongan rokok yang diamankan diminta untuk menghadap ke Kantor Satpol PP untuk membuat pernyataan dan dilakukan pembinaan lebih lanjut,” ujarnya.

Pihknya juga menertibkan bangunan liar yang berada di Jalan Samota, tepatnya di depan BTN Samota Residence. Yakni dengan merobohkan secara paksa oleh petugas. “Penertiban ini dilaksanakan dalam patroli rutin yg dilaksanakan setiap hari oleh Satpol-PP Kabupaten Sumbawa demi menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  PKS NTB Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Diungkapkannya, penertiban tidak hanya dilakukan dilokasi tersebut saja, namun juga di lokasi lain yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Penertiban ini akan dilakukan secara bertahap. “PKL ini boleh berdagang, cuman harus dengan rombong yang ada rodanya dan di waktu yang sudah ditentukan. Ketika mereka tidak berjualan, mereka bisa bawa pulang rombongnya itu,” jelasnya.

Selain PKL yang berada di trotoar, pihaknya juga menertibkan PKL yang tidak menjaga kebersihan. Hal ini sebagai tindaklanjut dari arahan Pimpinan Daerah, dan menerapkan peraturan yang berlaku. “Kami juga menekankan agar PKL ini menjaga kebersihannya. Karena ini arahan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dan juga berdasarkan peraturan,” pungkasnya. (red) 

Baca Juga:  Pemuda dan Mahasiswa NTB Diajak Tingkatkan Skill Pemahaman Teknologi
Artikel sebelumyaTPAR Kebon Kongok Akan Diperluas
Artikel berikutnyaGubernur NTB : “Dengan Kolaborasi, Ekonomi Kreatif Akan Tumbuh”