SOSMAS

Seorang Staf Dinsos NTB Temukan Racikan Pakan Burung Kenari Terbaik

136

MATARAM — Kenari adalah jenis burung kicau yang sangat digemari oleh masyarakat. Kenari adalah burung yang memiliki asal habitat dari kepulauan Makaronesia yang terletak di Samudra Atlantik atau Barat Laut Afrika. Nama Kenari sendiri diambil dari nama sebuah pulau Canaria ketika Pelaut Prancis, Jean de Berthan Cout singgah disana dan melihat merdu suara indah bulu burung tersebut.

Kemampuan burung kenari untuk berkicau, varian warna serta karakteristik penampilannya merupakan alasan utama mengapa banyak orang yang memelihara dan mengembangbiakan burung ini. Fakta yang menarik tentang burung ini adalah, hanya burung kenari pejantannya lah yang mampu untuk “bernyanyi” menggunakan kicauan.

Namun, salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh kicau mania dalam memelihara burung kenari adalah asupan makanan yang bergizi dan berkualitas baik. Wahyu salah seorang warga Kota Mataram, mencoba meracik sendiri pakan kenari hingga menjadikan pakan tersebut berkualitas.

Pakan ini bahkan bisa menjadi solusi bagi para pecinta burung kenari di Indonesia khususnya di NTB. Agar burung kenari tetap stabil walaupun burung kenarinya dijadikan pejantan dikandang sekalipun. Sebelum pakan racikan MCP ini dipasarkan, Wahyu yang juga bekerja menjadi Staf di Dinas Sosial Provinsi NTB itu mencobanya sendiri selama lebih kurang 2 bulan.

Dan hasil dari percobaan itu, terbukti burung kenarinya tetap bisa jadi pejantan tangguh di kandang ternak sekaligus bintang di lapangan gantang. “Nama MCP ini merupakan singkatan dari nama tiga anak saya yaitu Mahardika, Ciptaning dan Priyatama. Saya berharap MCP bisa menjadi solusi dan sahabat para pecinta kenari di NTB,” kata Wahyu, Senin (9/8) lalu.

Baca Juga:  Kadis Perindustrian NTB Buka Giat Pendampingan Kerajinan Tenun di Desa Poto

Ia meyakini bahwa pakan racikannya dapat menjadi solusi terbaik agar burung kenarinya bisa gacor dan stabil. “Sudah ada beberapa kenari mania yang mencoba dan banyak yang merasakan manfaatnya. Ada yang macet dan gacor kembali, ada yang OB jadi bisa stabil kembali dan sehat kembali,” ujar Wahyu.

Di Lombok saat ini mungkin Wahyu yang satu-satunya yang memiliki pejantan aktif di ternak sekaligus prestasi di lapangan. Adapun nama-nama pejantan yang dimiliki oleh Wahyu yang cukup terkenal di kalangan kicau mania Lombok adalah Swastika, Buto Ijo, Jamrud dan Arjuna.

Saat ini Wahyu memiliki 12 betina, dan empat pejantan, dengan pakan MCP, Wahyu tetap dapat menghasilkan paud dan prestasi. Wahyu adalah kenari mania yang tergabung di grup Penangkar Kenari Lombok (PKL) dengan kode PKL DR 08. Disamping itu, ia juga memiliki ring pribadi dengan kode ring Ciptaning. “Pakan MCP saat ini sudah tersedia di kios-kios burung wilayah kota Mataram, Lobar, Loteng, Lotim dan Bima,” jelas Wahyu.

Baca Juga:  Pulau Lombok Deklarasikan Sandiaga Uno Maju Presiden 2024

Jika ada yang ingin bertukar pikiran, tambah Wahyu, mengenai masalah burung kenari, ia mempersilakan dengan senang hati mengundang teman-teman di Farm Wahyu yang berlokasi di Pagesangan belakang Koramil. Harga pakan MCP ini pun tergolong sangat murah yaitu seharga Rp 10 ribu dengan kualitas pakan premium.

MCP sendiri dibuat dari biji-bijian terpilih berkualitas terbaik dengan mutu yang terjaga dan higienis. Jadi sangat cocok dengan kenari kesayangan para kicau mania. Hebatnya lagi, dari hasil penjualan pakan MCP ini, perbungkusnya akan disisihkan sebesar Rp 500 untuk disalurkan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial dan membantu warga tidak mampu. “Kami saat ini telah menyalurkan TIM ICI Mataram untuk disalurkan bagi masyarakat yang kurang mampu,” katanya.

Jadi para kenari mania jika membeli pakan ini langsung bisa bersedekah untuk orang-orang tidak mampu. Jika ingin mendapatkan pakan racikan dari Wahyu yang sangat berkualitas ini, kicau mania dapat membelinya di Kios Burung MCP Ranjok GunungSari, kontak person : 081 805 229 901.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB, H Ahsanul Khalik yang dimintai tanggapannya mengaku senang dan bahagia ada salah seorang stafnya dapat melakukan hal yang dianggap hebat olehnya. Karena, apa yang dikerjakan Wahyu, dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Terutama sisi sosial kepeduliannya dalam berbagi.

Baca Juga:  DP3AP2KB NTB Dorong Partisipasi Perempuan Lingkar Sirkuit Mandalika

“Bagi saya sesuatu yang sangat bagus. Karena diluar tugas-tugasnya di kantor, dia bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat, dengan tidak mengganggu sama sekali tugas-tugasnya sebagai ASN,” kata mantan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB ini, Rabu (11/8) di Mataram.

Ahsanul Khalik mengaku, sosok Wahyu adalah staf yang baik serta memiliki sikap kedisiplinan yang tinggi. Terutama dalam bekerja. “Selama ini dalam catatan saya, yang bersangkutan adalah staf yang memiliki disiplin dan kinerja yang baik,” ungkap pria yang juga pernah menjabat Pj Bupati Lombok Timur tersebut.

Oleh karenanya, Ahsanul Khalik berharap apa yang dilakukan oleh Wahyu dapat menjadi contoh yang mampu memotivasi staf lainnya atau keluarga besar Dinas Sosial NTB untuk berlomba-lomba melakukan berbagai hal positif. Yakni tidak hanya mendatangkan manfaat bagi diri sendiri, namun juga memberikan kemanfaatan bagi orang lainnya.

“Apa yang dilakukan Wahyu ini bisa jadi contoh dan motivasi bagi yang lain untuk mengerjakan sesuatu yang mungkin disamping hobi bisa menjadi penambah penghasilan bahkan mampu berbuat dengan sikap peduli bagi sesama. Terutama dalam berbagi,” demikian harap Kepala Dinsos NTB ini. (red) 

Artikel sebelumyaPD NWDI SUMBAWA : SELAMAT TAHUN BARU ISLAM
Artikel berikutnyaNTB Provinsi Ketiga Terendah Kasus Aktif COVID19