SOSMAS

Wabup : “Pemda Sumbawa Terus Upayakan Percepatan Vaksinasi”

15

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa terus melakukan upaya percepatan vaksinasi. Salah satunya dengan sudah dikeluarkannya Surat Edaran Bupati yang mewajibkan ASN untuk vaksin. Bagi ASN yang menolak melakukan vaksin, akan diberikan sanksi berupa penundaan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Dikeluarkannya surat edaran bahwa ditunda pembayaran TPP bagi ASN kalau dia belum vaksin, ini juga merupakan salah satu upaya pemda dalam percepatan vaksinasi. Kalau belum bisa melakukan vaksin karena kondisi tertentu, tentu dengan alasan medis bahwa belum bisa divaksin,” ungkap Wakil Bupati Sumbawa – Dewi Noviani M.Pd kepada wartawan diselah-selah memantau kegiatan vaksin bagi ASN, Jum’at (12/11) di halaman Kantor Bupati Sumbawa.

Baca Juga:  Kampung Banjar Akan Disulap Jadi Kampung Wisata

Dijelaskannya, dengan kebijakan ini diharapkan Sumbawa dapat mengejar cakupan vaksinasi bisa mencapai 70 persen. Sehingga herd imunity dapat terbentuk. “Dengan terbentuknya herd imunity, maka nantinya akan ada kelonggaran-kelonggaran dalam pelaksanaan kegiatan. Karena itu, dibutuhkan peran semua pihak dalam mengedukasi pentingnya vaksinasi. Supaya masyarakat dengan kesadaran penuh mendatangi tempat pelayanan vaksinasi,” jelas Wabup.

Dalam kegiatan vaksinasi bagi ASN ini dirangkaikan, dengan digelarnya Senam Bersama dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan Ke-76 Tahun 2021. Ada juga pemeriksaan gratis. Selain itu, acara dimeriahkan dengan pembagian doorprize, yang disediakan oleh Perangkat Daerah, BUMN dan BUMD yang ada Kabupaten Sumbawa. (red) 

Baca Juga:  Dusun "Pengangguran" di KLU Siap Jadi Desa Wisata
Artikel sebelumyaPKS Tetap Usung Zul di Pilgub NTB 2024
Artikel berikutnyaNTB-1 Dampingi RI-1 Jajal Sirkuit Mandalika