Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, saat membuka Sosialisasi Remaja Cerdas Berani Tolak Bullying dan Kekerasan Seksual. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa mengajak pelajar berani menolak perundungan (bullying) dan kekerasan seksual, sekaligus berani berbicara dan meminta pertolongan ketika menghadapi tindakan yang membuat mereka tidak nyaman.

Pesan tersebut disampaikan Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, saat membuka Sosialisasi Remaja Cerdas Berani Tolak Bullying dan Kekerasan Seksual di Aula Kelurahan Brang Bara, belum lama ini.

“Pulanglah dengan keberanian baru: berani mengatakan tidak pada bullying dan kekerasan, berani membela teman yang menjadi korban, berani bercerita ketika mengalami sesuatu yang tidak nyaman, dan berani meminta pertolongan ketika membutuhkannya,” pesannya.

Baca Juga:  Soroti Fokus Persoalan Stunting, Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa : Ini Alarm Serius Bagi Semua Pihak

Ketua GOW menegaskan, bullying dan kekerasan seksual bukan persoalan sepele. Karena itu, anak perlu dibekali pengetahuan, keberanian, serta kemampuan untuk menjaga diri dan saling melindungi.

Kepada para pelajar, Ketua GOW mengingatkan agar tidak menjadi bagian dari perundungan, termasuk dengan menertawakan korban atau menyebarkan konten yang mempermalukan orang lain. Sebaliknya, pelajar didorong menjadi teman yang melindungi dan menghargai sesama.

Sementara kepada guru dan orang tua, ia mengajak membangun budaya mendengar tanpa menghakimi. Rumah dan sekolah, katanya, harus menjadi ruang aman bagi anak untuk berbicara dan mencari pertolongan.

Baca Juga:  Kecelakaan Tambang Lantung, Pemkab Sumbawa Tegaskan Penambangan Tanpa Izin Harus Dihentikan

“Pastikan anak-anak kita tahu bahwa rumah dan sekolah adalah tempat yang aman untuk berbicara,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti pelajar SMP/MTs dan SMA/MA ini turut dihadiri kepala perangkat daerah terkait, pimpinan organisasi wanita, kepala sekolah, guru BK dan guru pendamping, narasumber, serta fasilitator.

Sebelum membuka kegiatan, Ketua GOW juga menyampaikan duka cita atas musibah longsor di kawasan tambang rakyat Desa Lantung, Kecamatan Lantung, pada 5 September 2026 yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga:  120 Peserta Ikuti UKW/OKK PWI NTB, Wartawan Diingatkan Jangan Kalahkan Fakta dengan Asumsi

Melalui sosialisasi ini, GOW Kabupaten Sumbawa berharap terbangun lingkungan yang aman bagi anak, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang cerdas, percaya diri, berkarakter, dan mampu melindungi diri serta menghargai sesama. (*)