
NUSRAMEDIA.COM — Sebanyak 120 peserta dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK).
Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi NTB pada Kamis, 10 September 2026 itu, berlangsung tepatnya di Ballroom Bank NTB Syariah, Kota Mataram.
Giat itupun menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat pemahaman wartawan terhadap kode etik jurnalistik dan organisasi kewartawanan.
54 Peserta Mengikuti UKW dalam Tiga Jenjang
Ketua PWI Provinsi NTB, Ahmad Ikliluddin, dalam laporannya menyampaikan, dari 120 peserta, sebanyak 54 orang mengikuti UKW yang terbagi dalam tiga jenjang.
“Ini merupakan UKW pertama yang dilaksanakan di NTB. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperdalam pemahaman tentang kode etik jurnalistik,” ujarnya.
PWI Pusat : Pentingnya OKK
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Organisasi PWI Pusat, H. Joko Tetuko, mengatakan OKK memiliki peran penting, khususnya bagi anggota muda yang telah menjalani aktivitas kewartawanan dan memasuki proses keanggotaan PWI.
Menurutnya, orientasi diperlukan untuk memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai kewartawanan sekaligus organisasi profesi.
“Atas nama pengurus pusat, kami menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya pertemuan ini. Mudah-mudahan setelah kegiatan ini para wartawan dapat menjadi lebih maju,” katanya.
Wartawan Diingatkan Utamakan Ketelitian dan Kebenaran
Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., menekankan pentingnya peran wartawan dalam menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah derasnya arus informasi dan beragam opini di masyarakat.
Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab membantu masyarakat menemukan fakta di tengah banyaknya suara dan informasi yang beredar.
Karena itu, ia mengingatkan agar kecepatan dalam pemberitaan tidak mengalahkan ketelitian, popularitas tidak mengalahkan kebenaran, dan asumsi tidak mengalahkan fakta.
“Wartawan harus menghadirkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai kecepatan mengalahkan ketelitian, jangan sampai popularitas mengalahkan kebenaran, dan jangan sampai asumsi mengalahkan fakta,” tegasnya.
Ia berharap pelaksanaan UKW dan OKK dapat semakin memperkuat profesionalisme wartawan di NTB, sehingga mampu menjalankan tugas jurnalistik secara beretika, independen, dan bertanggung jawab.
Penyerahan Kartu Peserta dan Foto Bersama
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kartu peserta OKK dan UKW oleh Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, dilanjutkan dengan foto bersama.
Turut hadir Wakil Ketua PWI Pusat, Direktur Bank NTB Syariah atau yang mewakili, Ketua PWI Provinsi NTB, Kepala Dinas Kominfotik Lombok Utara, Kepala Dinas Kominfotik Kota Mataram, serta Kepala Diskominfotiksandi Sumbawa diwakili Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik. (*)













