Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Baiq Isvie Rupaeda. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Momentum besar ini diharapkan menjadi kesempatan bagi dunia olahraga NTB untuk menunjukkan kesiapan sekaligus meraih prestasi maksimal di ajang olahraga nasional tersebut.

Untuk mewujudkan harapan itu, dunia olahraga NTB dinilai harus terus berbenah, baik dari sisi pembinaan maupun kesiapan infrastruktur. Di tengah persiapan tersebut, proses pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTB menjadi perhatian penting.

Karena sosok yang memimpin organisasi tersebut memiliki peranan strategis dalam menentukan arah perkembangan olahraga daerah. Ketua DPRD Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda pun menaruh perhatian terhadap sosok yang dinilai pantas menakhodai KONI NTB.

Ia berharap H Mohan Roliskana, yang saat ini diketahui menjabat sebagai Wali Kota Mataram, dapat memimpin organisasi olahraga tersebut. Menurut Baiq Isvie, Mohan merupakan sosok yang tepat untuk memimpin KONI NTB.

Baca Juga:  Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, Lalu Lintas Kondusif, Petugas Gabungan Siaga di Jalur Menuju Sirkuit

Pengalamannya sebagai pemimpin dinilai menjadi modal penting untuk membawa olahraga NTB ke arah yang lebih baik, terlebih menjelang pelaksanaan PON 2028. “Saya berharap beliau memimpin KONI, meluangkan waktu dan yakin saya bahwa beliau dengan pengalamannya yang ada bisa memberikan yang terbaik untuk KONI khususnya olahraga NTB,” kata Baiq Isvie Rupaeda.

Pembinaan Atlet Jadi Perhatian Utama

Baiq Isvie juga memberikan catatan penting mengenai sejumlah aspek olahraga yang perlu menjadi perhatian apabila Mohan terpilih sebagai Ketua Umum KONI NTB. Salah satu yang paling utama adalah pembinaan atlet.

Baca Juga:  Dari Sirkuit ke Kesejahteraan Rakyat, Sambirang Ahmadi Dorong Transformasi Ekonomi NTB Lewat MotoGP

Menurut dia, pembinaan atlet harus mendapat perhatian serius, mengingat NTB akan menjadi tuan rumah PON 2028. Kesempatan tersebut diharapkan tidak hanya dimanfaatkan untuk menyukseskan penyelenggaraan, tetapi juga untuk mendorong prestasi atlet daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional.

“Karena kita menjadi tuan rumah PON. Kita tidak ingin sebagai tuan rumah mengecewakan masyarakat dengan tidak masuk dalam lima besar secara nasional,” kata Wakil Rakyat jebolan asal Dapil Lombok Timur itu.

Infrastruktur Venue PON Perlu Mendapat Atensi

Selain pembinaan atlet, kesiapan infrastruktur juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan menjelang gelaran PON 2028. Baiq Isvie Rupaeda menilai venue olahraga yang berada di wilayah NTB perlu mendapat perhatian dari Ketua Umum KONI terpilih nantinya.

Baca Juga:  Liga PSSI Sumbawa 2026 Kick-off 15 November, 16 Klub Terbaik Berebut Posisi di Tingkat Kabupaten

Kesiapan venue menjadi bagian dari upaya NTB dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah ajang olahraga nasional tersebut. Karena itu, pembenahan dunia olahraga daerah diharapkan dapat berjalan seiring dengan persiapan penyelenggaraan PON.

Mohan Roliskana Resmi Mendaftar sebagai Calon Ketum KONI NTB

Sekadar informasi, Mohan Roliskana diketahui menjadi salah satu calon yang telah resmi mendaftarkan diri sebagai Ketua Umum KONI NTB untuk periode 2026–2030. Pemilihan Ketua Umum KONI NTB pun menjadi momentum penting bagi masa depan olahraga daerah, terutama dalam menghadapi PON 2028.

Sosok pemimpin yang terpilih diharapkan mampu memaksimalkan pembinaan atlet, memperhatikan kesiapan infrastruktur, serta mendorong NTB meraih prestasi terbaik di ajang olahraga nasional tersebut. (*)