Mewakil Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Asisten III Setda NTB Hj Eva Dewiyani secara resmi membuka kegiatan tersebut. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Pelaku Usaha Nasional di Daerah dengan tema “UMKM Naik Kelas: Standar Global, Peluang Tanpa Batas”, yang berlangsung di Hotel Astoria Mataram.

NTB PUNYA POTENSI BESAR DIBERBAGAI SEKTOR

Mewakil Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Asisten III Setda NTB Hj Eva Dewiyani secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam memperkuat peran UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah.

Baca Juga:  Prestasi Kempo Sumbawa Tuai Apresiasi, Zulfikar Demitry : Prestasi Tak Pernah Mengkhianati Proses

“Nusa Tenggara Barat memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga industri kreatif. Untuk mengoptimalkannya, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing global,” ujarnya, Kamis (09/10/2025).

DIHADIRI SEJUMLAH TOKOH PENTING

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, H. Irnadi Kusuma, S.STP., ME, bersama para pejabat dari Kementerian Investasi, perwakilan Dekranas, serta pelaku UMKM dari berbagai kabupaten/kota di NTB.

Baca Juga:  Inspektorat Sumbawa Siapkan Lomba Pariwara Anti Korupsi 2026 Tingkat SMP/MTs

Workshop itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Evaliani-Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Ayu Heni Rosan-Ketua Umum Dekranas, Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini-Badan Standarisasi Nasional (BSN), serta perwakilan pelaku usaha dari berbagai daerah termasuk Bali dan Lombok Barat.

UMKM MAMPU BERSAING DI PASAR GLOBAL 

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi-Ayu Heni Rosana, menekankan pentingnya penerapan standarisasi dan peningkatan kualitas produk agar UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga:  Kartu Sumbawa Pintar Resmi Diluncurkan, Komitmen Bupati Jarot Bangun SDM Unggul dari Desa

“Produk kriya dan UMKM Indonesia memiliki keunikan luar biasa. Namun tanpa penerapan standar dan konsistensi kualitas, akan sulit menembus pasar ekspor. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM akan mendapatkan bekal praktis tentang standarisasi, sertifikasi, desain, dan strategi perluasan pasar,” jelasnya. (Adv/*)