Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora Provinsi NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Upaya membentengi generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan bangsa terus diperkuat oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satunya melalui sinergi dengan Tim Densus 88 dalam memberikan edukasi kepemudaan dan anti-terorisme kepada para pelajar.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di SMA Negeri 9 Mataram, Jumat (4/9), dan diikuti lebih dari 1.100 siswa. Dalam kegiatan itu, Tim Densus 88 NTB melalui Naufal memberikan pemahaman kepada para pelajar terkait pentingnya membangun ketahanan diri, menjaga pergaulan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai paham dan pengaruh yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Baca Juga:  Kepala Dinas Kominfotik NTB Dorong KMC Jadi Ruang Kolaborasi Pengetahuan Pusat dan Daerah

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora Provinsi NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menyelamatkan generasi muda.

Menurutnya, pelajar merupakan aset strategis bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan nasional.

“Kerja sama apik antara Bidang Kepemudaan Dikpora NTB dengan Tim Densus 88 NTB ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menyelamatkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Tarmidzi.

Baca Juga:  Fashion Show dan Speech Competition NTB Jadi Panggung Generasi Muda Unjuk Bakat dan Percaya Diri

Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan semangat membangun NTB yang maju dan berdaya saing melalui generasi muda yang berkualitas. Sosialisasi kepemudaan dan anti-terorisme ini tidak akan berhenti di SMA Negeri 9 Mataram.

Dikpora NTB bersama Tim Densus 88 NTB berencana melanjutkan kegiatan serupa secara rutin setiap pekan di berbagai sekolah, khususnya jenjang SMA dan SMK di Pulau Lombok.

Program tersebut juga tidak menutup kemungkinan untuk diperluas ke Pulau Sumbawa sehingga jangkauan edukasi dan penguatan ketahanan generasi muda dapat semakin luas.

Baca Juga:  Selamat Datang Putri Mahkota Victoria di NTB, Menguatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu menciptakan ruang edukasi yang sehat bagi para pelajar sekaligus membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta menjauhkan diri dari berbagai bentuk kekerasan dan paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, sekolah, guru, dan para pelajar, Dikpora NTB optimistis gerakan bersama tersebut dapat menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan generasi muda NTB yang tangguh, berkarakter, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045 serta mendukung terwujudnya NTB Makmur Mendunia. (*)