Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melalui pertemuan dan koordinasi dengan Plt. Deputi IV Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan KSP RI, Fadjar Dwi Wisnuwardhani, di Jakarta. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat sebagai bagian dari strategi mempercepat realisasi berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melalui pertemuan dan koordinasi dengan Plt. Deputi IV Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Fadjar Dwi Wisnuwardhani, di Jakarta beberapa hari lalu.

Pertemuan itu menjadi momentum bagi Pemkab Sumbawa untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis daerah sekaligus membuka ruang dukungan pemerintah pusat terhadap agenda pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam koordinasi tersebut, terdapat empat agenda utama yang menjadi perhatian Pemkab Sumbawa, yakni penguatan infrastruktur jalan, revitalisasi sarana pendidikan mulai jenjang PAUD/TK, SD hingga SMP, penataan kawasan permukiman, serta optimalisasi berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Menabung Sejak Dini, Benteng Generasi NTB Hadapi Jerat Pinjol dan Judi Online

Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori, mengatakan pemerintah daerah memilih langkah proaktif dengan membangun komunikasi langsung bersama pemerintah pusat. Menurutnya, daerah tidak cukup hanya menunggu kebijakan maupun alokasi anggaran, tetapi harus mampu mengawal kebutuhan pembangunan agar memperoleh perhatian dalam program nasional.

“Kami siap jemput bola agar kebijakan dan stimulus anggaran dari pusat bisa masuk ke Kabupaten Sumbawa, sehingga pelaksanaannya selaras dan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, komunikasi dengan pemerintah pusat diharapkan menghasilkan tindak lanjut yang konkret. Berbagai usulan pembangunan yang disampaikan, kata dia, bukan sekadar daftar kebutuhan daerah, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Fashion Show dan Speech Competition NTB Jadi Panggung Generasi Muda Unjuk Bakat dan Percaya Diri

Karena itu, Pemkab Sumbawa akan terus mengawal proses tersebut agar dukungan yang diharapkan tidak berhenti pada penyampaian proposal.

“Harapannya tidak berhenti pada penyerahan proposal saja, tetapi benar-benar diwujudkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Deputi IV KSP RI Fadjar Dwi Wisnuwardhani menyambut positif langkah aktif Pemkab Sumbawa dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat.

Ia menilai keseriusan Wakil Bupati Sumbawa dalam mendorong pembangunan daerah menunjukkan komitmen yang kuat untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat mendapat perhatian.

“Padahal Bapak ini bukan orang asli Sumbawa, tapi tekad untuk membangun Kabupaten Sumbawa itu sangat semangat,” ungkap Fadjar.

Baca Juga:  Sumbawa Bersiap Jadi Tuan Rumah JKPI 2028, Dari Warisan Budaya hingga Ekonomi Kreatif

Fadjar menjelaskan, KSP memiliki fungsi strategis dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah. Dalam konteks hubungan pusat dan daerah, komunikasi menjadi salah satu faktor penting agar kebijakan nasional dapat diterjemahkan dan dilaksanakan secara efektif di daerah.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumbawa membangun pola komunikasi yang lebih intensif dengan pemerintah pusat. Kedua pihak sepakat menjaga koordinasi secara berkala untuk mengawal sejumlah agenda prioritas pembangunan Kabupaten Sumbawa.

Pemkab Sumbawa berharap komunikasi yang semakin kuat tersebut dapat membuka peluang dukungan program dan kebijakan pemerintah pusat, sehingga berbagai kebutuhan pembangunan yang telah diidentifikasi dapat segera ditindaklanjuti dan manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat. (*)